Seni Kriya ISI Selenggarakan International Craft Day #1

BANTUL, KRJOGJA.com – Program Studi (Prodi) Seni Kriya Fakultas Seni Rupa (FSR) Institut Seni Indonesia (ISI) menyelenggarakan International Craft Day #1. Adapun target yang ingin dicapai Prodi Seni Kriya yakni berkeinginan merintis predikat program pendidikan bertaraf internasional.

Ketua Jurusan Seni Kriya ISI Yogyakarta Dr Ir Yulriawan Dafri MHum, Selasa (6/10) menuturkan acara diselenggarakan 2 hari sejak Senin (5/10) lalu. Adapun kegiatan ini bertaraf internasional dengan melibatkan 7 negara yakni China,Jepang, Thailand, Malaysia, Swiss, Afrika Selatan dan Indonesia.

“Rangkaian kegiatan yang meliputi Pameran, Talkshow, Workshop dan Diskusi. Awalnya akan digelar secara Offline. Dengan melibatkan lebih banyak negara. Awalnya sebelum ada pandemi kami merencanakan mengadakan berbagai kegiatan besar seperti bazaar pameran kriya internasional dan sebagainya namun karena pandemi akhirnya format seperti ini,” jelasnya.

Workshop dan seminar nasional terkait Kriya Seni dibatasi kisaran 350 hingga 450 peserta.

Ditambahkannya, Internasional Craft Day #1menjadi salah satu upaya meraih target akreditasi secara internasional pada tahun 2022. Hal ini karena dua tahun berturut-turut Jurusan Seni Kriya meraih nilai akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional (BAN).

“Maka kami targetkan dua tahun kedepan kami berupaya meraih akreditasi dari lembaga internasional. Supaya lebih Go Internasional juga kami berupaya mengirimkan lulusan jurusan seni kriya ISI Yogyakarta untuk belajar ke luar negeri. Tahun ini, ada 23 lulusan Seni Kriya FSR

ISI yang melanjutkan ke China melalui program beasiswa. Tak hanya mahasiswa dosen juga kami fasilitasi sekolah di luar negeri. Kami ingin lulusan Seni Kriya FSR ISI memiliki mindset dan pola pikir lebih maju,” urai Yulriawan.(Aje)

BERITA REKOMENDASI