Sepekan 4 Terduga Teroris Ditangkap di Bantul, Bupati: Waspada!

Editor: Agus Sigit

BANTUL, KRJOGJA.com – Bupati Bantul, H Abdul Halim Muslih minta kepada masyarakat di Kabupaten Bantul, untuk ikut mewaspadai terhadap adanya kecurigaan atau keberadaan teroris yang mungkin bersembunyi di dusun atau desanya masing-masing.
“Seluruh masyarakat di Kabupaten Bantul diminta membantu aparat Kepolisian atau atau aparat keamanan untuk memantau kampung atau desanya masing-masing dari kemungkinan-kemungkinan kampungnya dijadikan persembunyiannya anggota teroris,” ungkap Bupati Bantul Senin (14/2) kepada awak media anggota FPB terkait terjadinya penangkapan anggota teroris di Bantul pada bulan Februari 2022 ini.
Dalam sepekan kemarin di Bantul terjadi penangkapan 4 orang terduga teroris yang dilakukan Densus 88 Anti Teroris di back up Polda DIY, yakni 2 orang di Ngestiharjo Kasihan dan 2 orang di Bangunharjo Sewon. Para terduga teroris tersebut kini masih dalam pemeriksaan petugas Densus 88. Mereka diduga ada kaitannya dengan kelompok JAD.
Bupati Bantul mengaku lagi- lagi terkejut karena ada penangkapan anggota teroris lagi di wilayah Bantul. “Ini menunjukkan bahwa sel-sel teroris di Indonesia masih harus terus diwaspadai dan ini tanggung jawab kita semua, agar negara ini aman dari tindakan teroris. Ya Alhamdulillah satu persatu yang di Bantul bisa ditangkap” tegas Bupati Bantul.
Menurut Bupati Bantul, untuk menangkal keberadaan  teroris semua komponen bangsa harus bersatu melawan mereka. Karena kalau tidak ikut peduli terhadap keselamatan bangsa dan negara ini, lalu mau dikemanakan negara ini.
Ditegaskan, Islam juga tidak pernah mengajarkan perilaku teroris. Karena itu pemerintah Kabupaten Bantul melakukan sosialisasi tentang kewaspadaan terhadap gerakan teroris. “Jangan tunduk kepada tekanan teroris yang akan menghancurkan kehidupan kita ,” pungkas Bupati Bantul. (B)( Jdm)

BERITA REKOMENDASI