Sepuluh Desa di Bantul Terima Bantuan dari PMI

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat memberikan penguatan respon Covid-19 untuk masyarakat di sepuluh desa yakni Desa Bantul, Srimartani, Sitimulyo, Srimulyo, Baturetno, Potorono, Patalan, Sidomulyo, Triwidadi dan Guwosari yang berada di enam wilayah kecamatan di Bantul. Launching penguatan respon Covid-19 tersebut dilakukan Sekda Bantul, Drs H Helmi Jamharis MM selaku Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Pananganan Covid-19 Bantul di Rumah Makan Parangtritis, Kamis (02/06/2020).

Hadir dalamkesempatan ini wakil pengurus PMI DIY Arif Rianto Budi Nugroho ST MSi, Ketua PMI Bantul HM Wirmon Samawi SE MIB dan pengurus PMI DIY maupun Bantul lainnya serta pamong dari 10 desa yang menerima penguatan. Helmi Jamharis mengemukakan, PMI merupakan mitra penting pemerintah dalam melakukan pencegahan penularan dan penanganan Covid- 19.

“Karena itu, kami selaku Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Bantul meyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PMI yang aktif memerangi Covid-19 sejak awal pandemi.

Menurut Helmi, bentuk penguatan dari PMI Pusat berupa dana sebesar Rp 100 juta untuk 10 desa, atau masing-masing menerima Rp 10 juta, yang akan dipergunakan untuk pemberdayaan masyarakat di desa yang terdampak Covid-19. Dengan penguatan tersebut, bisa untuk memberikan pelatihan ketrampilan kepada kelompok usaha kecil.

“Misalnya untuk membuat masker, membuat hand sanitizer dan lainnya yang semua bisa menunjang untuk pemulihan perekonomian masyarakat,” ungkap Helmi Jamharis.

Sementara Ketua PMI Bantul, Wirmon Samawi menambahkan PMI Bantul yang merupakan kapanjangan tangan dari PMI DIY maupun PMI Pusat siap menyampaikan penguatan respon Covid-19 untuk 10 desa di Bantul. Untuk mempercepatan penanganan Covid-19 di Bantul perlunya dukungan dan kesadaran masyarakat mentaati protokoler kesehatan. ” Karena itu kami mengajak masyarakat di Bantul, mari kita tertib protokoler kesehatan,” pungkas Wirmon Samawi. (Jdm)

BERITA REKOMENDASI