Siswa SD Dodogan Dlingo Belajar Pertanian Tanpa Tanah

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Siswa SDN 1 Dodogan Jatimulyo Dlingo Bantul, Rabu (20/8/2019) belajar bercocok tanam dengan media tanpa tanah. Media tanam hidrogel dikenalkan untuk menumbuhkan minat pertanian pada anak-anak tersebut.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Program Pengabdian Masyarakat Universitas Mercu Buana Yogyakarta (KKN-PPM UMBY) kelompok 26 yang menggagas kegiatan tersebut. Ahmad Apriya, koordinator KKN 26 UMBY mengungkap hidrogel merupakan alternatif media tanam yang memiliki nilai estetika.

“Hidrogel terbuat dari polimer buatan yang berfungsi menyerap air dan nutrisi untuk tanaman dalam jumlah besar dan mempunyai tingkat fleksibilitas yang sangat mirip dengan jaringan alami karena dapat berisi 90 persen kandungan air. Media hidrogel bisa ditanami untuk semua jenis tanaman hias yang akarnya tidak keras seperti jenis philodendron dan anthurium,” ungkapnya.

Dengan menggunakan media tanam hidrogel menurut dia memudahkan para siswa untuk merawat tanaman karena tak perlu banyak menyiram air. Medium tersebut memiliki karakter unik yakni mampu menyerap air hingga 200 kali berat tubuhnya.

“Dengan begitu, hidrogel mampu menyimpan cadangan air di tubuhnya. Jika hidrogel menyusut hanya perlu diberi air secukupnya untuk kembali ke bentuk semula. Tanaman hias yang menggunakan media tanam hidrogel tak perlu pencahayaan yang banyak, karena memang media tanam ini khusus untuk tanaman indoor,” ungkapnya lagi.

Tukiran, Kepala SDN 1 Dodogan menyampaikan apresiasi atas ide bercocok tanam menggunakan hidrogel yang membuat para siswa tertarik belajar. Ia berharap para siswa memiliki minat untuk merawat tanaman dan mencintai lingkungan sekitar.

“Ternyata mudah sekali caranya, tidak perlu sering menyiram. Bentukn hidrogel ini juga menarik sehingga anak-anak merasa senang. Harapan kami tentu saja mereka lebih suka bercocok tanam kedepan dan merawat lingkungan alam,” tandas Tukiran. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI