Sixty Six Project dan Smadance Wakili DIY ke Bandung

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Dua kelompok band dan dance dari Yogyakarta, Sixty Six Project (SMKI Yogyakarta) dan Smada Sance (SMAN 2 Yogyakarta) berhak menjadi wakil DIY di ajang grand final Pucuk Cool Jam 2019 yang diselenggarakan di Bandung Jawa Barat 9 Maret 2019. Keduanya berhasil mengalahkan 300 peserta lainnya yang berasal dari 6 kota besar Indonesia melalui audisi digital.

Smada Dance sendiri beranggotakan 10 orang yang dibentuk sejak 2012 lalu dan menjadi ekstrakurikuler turun-temurun di SMAN 2 Yogyakarta. Smada Dance kerap mengikuti event dance di lingkup DIY dan kali ini sukses menembus level nasional di Pucuk Cool Jam 2019.

Aulia Matin, siswi kelas XI SMAN 2 Yogyakarta yang juga salah satu personil Smada Dance mengungkap awalnya tak menyangka bisa lolos ke grand final lantaran baru mempersiapkan diri selama dua minggu. Namun, karena keseriusan dalam berlatih maka mereka bisa masuk ke grand final.

“Kemarin audisi itu persiapan hanya dua minggu di sekolah dan ternyata bisa menang jadi finalis. Kami berlatih terus untuk tampil di final, nanti ada koreografi dan properti baru,” ungkapnya di SMKI Yogyakarta, Kamis (28/02/2019).

Sixty Six Project merupakan grup band beraliran progresif pop jazz yang digawangi 6 personil siswa-siswi SMKN 2 Kasihan atau yang dikenal sebagai SMKI Yogyakarta. Band Jurasic kependekan dari Jurusan Musik ini kerap mengikuti festival dan beberapa kali menjadi juara hingga lolos ke Pucuk Cool Jam Festival 2019.

“Kemarin kami ikut audisi pakai lagu Panah Asmara dengan aransemen yang kami rancang sendiri. Kami latihan sampai jam 01.00 WIB dan ternyata bisa lolos. Semoga nanti bisa jadi juara,” ungkap David Oktavian, personil peniup saxofon Sixtysix Project.

Sementara Erick Harijanto Marketing Manager Teh Pucuk Harum mengatakan event bertajuk Pucuk Cool Jam Festival ini merupakan event terbesar untuk band dan ekstrakurikuler di Indonesia saat ini. Selama 22 Januari hingga 14 Februari 2019, event tersebut berjalan di beberapa daerah di Indonesia meliputi Jabodetabek, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Samarinda dan Makassar.

“Kami pilih ada 60 sekolah dari daerah-daerah tersebut, dan akhirnya 6 band serta ekstrakurikuler dinyatakan lolos mewakili kota masing-masing. Di DIY ini terpilih Sixty Six Project dan Smada Dance. Mereka akan tampil dalam grand final di Bandung 9 Maret 2019 nanti,” terangnya.

Agar maksimal dalam perform di grand final nanti, para finalis menjalani workshop terlebih dahulu dengan melibatkan lembaga pendidikan media kreatif SAE Indonesia sebagai pemateri. “Kami ingin finalis nantinya mampu perform dengan komplit dan tentu saja maksimal. Kami berharap juga semoga nanti juaranya bisa dari Jogja,” pungkasnya. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI