SMA N 1 Banguntapan Gelar Wisuda ‘Drive Thru’

Editor: KRjogja/Gus

BANTUL, KRjogja.com – Pengumuman kelulusan SMA Negeri 1 Banguntapan, Bantul dilakukan pada acara wisuda purnasiswa secara drivethru, Senin (3/5). Pihak sekolah mengumumkan sebanyak 215 siswa kelas XII atau kelas III dinyatakan lulus, terdiri dari 124 siswa XII MIPA dan 91 siswa XII IPS.

Dari 215 siswa yang lulus tersebut sudah diterima di Perguruan Tinggi Negeri melalui jalur SNMPTN sebanyak 39 siswa baik di UGM, UNY, UIN, UPN dan ITS. Wisuda Purnasiwa secara Drivethru ini diadakan secara bertahap yang dibagi dalam beberapa shift, satu shift untuk 1 kelas dengan waktu 90 menit. Dengan pembagian shift maka wisuda dapat terlaksana dengan lancar tanpa ada kerumunan dan tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) covid-19.

Rangkaian Wisuda Purnasiswa SMAN 1 Banguntapan secara Drivethru Tahun Pelajaran (TP) 2020/2021 ditayangkan melalui chanel yt.sman1-btp.sch.id pada Selasa (4/5) pukul 07.00.
Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Banguntapan, Agung Istianto MPd mengungkapkan, ‘dimana ada pertemuan, di situ ada perpisahan’, dimana ada cerita, disitu ada sebuah kisah’. Begitu pula dengan para siswaku tercinta, kalian mulai diterima di SMA Negeri 1 Banguntapan dalam keadaan penuh harapan mulai dari proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), 3 tahun lalu, kemudian kalian digembleng di kawah candra dimukanya SMABA, (dibina, diajarkan, dididik, dibimbing, diarahkan, diatur), dengan motto, Smart is cruicial, personality is more (cerdas itu penting, tapi kepribadian jauh lebih penting). “ Walaupun 1 tahun terakhir ini cuma melalui daring (on line). Akhirnya tibalah pada hari ini, hari dimana kalian harus berpisah dengan kami, Bapak/ibu guru dan karyawan, bapak ibu kantin, serta teman teman kalian,” ujar Agung Istianto.

“Mudah-mudahan ilmu yang kalian pelajari selama 3 tahun ini di SMAN 1 Banguntapan, bisa menjadi pegangan, bisa menjadi penyambung titik, sehingga menjadi suatu garis, garis keberhasilan jalan hidup kalian, ataupun bisa menjadi anak tangga yang kuat dan kokoh untuk menaiki tangga berikutnya.Untuk selanjutnya, kalian harus pergi lagi menuntut ilmu untuk menggapai cita-cita dan mimpi kalian,” imbuhnya.

BERITA REKOMENDASI