Smart Area di Tiga Sumbu Filosofi

BANTUL KRJogja.com  – Smart Area dalam program Jogja Smart Province (JSP), dikembangkan  Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) DIY di tiga Sumbu Filosofi Yogya. Event Loyalty Campaign Smart Area Sumbu Filosofi, Minggu (24/3) pagi di Panggung Krapyak, Panggungharjo Sewon Bantul semarak dihadiri sekitar 500-an  orang dari komunitas dan warga yang mengikuti Senam Masal, sosialisasi JSP, dan games menarik. 

"Kita akan inventaris permasalahan di tiga wilayah Sumbu Filosofi Yogya,  Panggung Krapyak, Kraton, Tugu Yogya dan bekerjasama dengan stakeholder lainnya untuk menyelesaikan  permasalahan secara kreatif inovatif. Juga ada banyak kegiatan dan potensi di wilayah tersebut yang bisa dikembangkan dengan memanfaatkan teknologi digital," tutur Kepala Diskominfo DIY  Ir Rony Primanto Hari MT kepada KRJogja.com di sela acara. 

Acara dihadiri mantan Duta Besar UNESCO Prof Bambang Hari, pakar dari UGM Prof Ahmad Junaidi,  Staf Ahli Gubernur DIY Drs Umar Priyono MPd, Kabagpem Desa Panggungharjo Ali Yahya, "Inventaris permasalahan misal di sekitar Panggung Krapyak soal perekonomian budaya, kemudian di sekitar Kraton masalah parkir, Beringharjo dan lainnya. Jika berhasil mengatasi permasalahan dengan teknologi digital akan kita replikasikan di wilayah lainnya di DIY," jelas Rony. 

Jogja Smart Province, lanjutnya sebagai Solusi Cerdas Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Berbasis Digital. "Saat ini kita terus mengembangkan aplikasi Jogja Istimewa sebagai layanan informasi lengkap untuk masyarakat. Di sumbu filosofi akan dipasang kamera CCTV," ujarnya. (M-3) 

 

BANTUL KRJogja.com  – Smart Area dalam program Jogja Smart Province (JSP), dikembangkan  Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) DIY di tiga Sumbu Filosofi Yogya. Event Loyalty Campaign Smart Area Sumbu Filosofi, Minggu (24/3) pagi di Panggung Krapyak, Panggungharjo Sewon Bantul semarak dihadiri sekitar 500-an  orang dari komunitas dan warga yang mengikuti Senam Masal, sosialisasi JSP, dan games menarik. 

"Kita akan inventaris permasalahan di tiga wilayah Sumbu Filosofi Yogya,  Panggung Krapyak, Kraton, Tugu Yogya dan bekerjasama dengan stakeholder lainnya untuk menyelesaikan  permasalahan secara kreatif inovatif. Juga ada banyak kegiatan dan potensi di wilayah tersebut yang bisa dikembangkan dengan memanfaatkan teknologi digital," tutur Kepala Diskominfo DIY  Ir Rony Primanto Hari MT kepada KRJogja.com di sela acara. 

Acara dihadiri mantan Duta Besar UNESCO Prof Bambang Hari, pakar dari UGM Prof Ahmad Junaidi,  Staf Ahli Gubernur DIY Drs Umar Priyono MPd, Kabagpem Desa Panggungharjo Ali Yahya, "Inventaris permasalahan misal di sekitar Panggung Krapyak soal perekonomian budaya, kemudian di sekitar Kraton masalah parkir, Beringharjo dan lainnya. Jika berhasil mengatasi permasalahan dengan teknologi digital akan kita replikasikan di wilayah lainnya di DIY," jelas Rony. 

Jogja Smart Province, lanjutnya sebagai Solusi Cerdas Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Berbasis Digital. "Saat ini kita terus mengembangkan aplikasi Jogja Istimewa sebagai layanan informasi lengkap untuk masyarakat. Di sumbu filosofi akan dipasang kamera CCTV," ujarnya. (M-3) 

BERITA REKOMENDASI