‘Social Commerce’, Solusi Media Penjualan

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Pandemi Covid 19 mendorong atau memaksa masyarakat untuk mengubah aktivitasnya, termasuk aktivitas pemasaran. Menurut Kementerian dan Koperasi tahun 2020, Covid-19 membawa dampak terhadap Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) antara lain penurunan penjualan, kesulitan modal, hambatan distribusi produk dan kesulitan bahan baku. Sehingga, pelaku UMKM harus mampu beradaptasi menggunakan Sosial Commerce, solusi media penjualan.

Hal tersebut dinyatakan oleh Amir Hidayatulloh SE MSc, dosen Akuntansi Fakuktas Ekonomi san Bisnis (FEB) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) terkait dengan pelaksanaan pengabdian secara luring di Padukuhan Sareyan, Desa Wonokromo, Kapanewon Pleret, Kapubaten Bantul, tempatnya di serambi Masjid Al-Mukaromah, Minggu (27/02/2021) lalu.

Menurut Amir, pelaku UMKM saat pandemi seperti ini dapat menggunakan social commerce sebagai metode alternatif dalam penjualannya. “Pelaku UMKM dapat menggunakan media sosial yang dimilikinya untuk menawarkan produknya, seperti Instagram, facebook, bahkan whatshapp,” ujarnya, Kamis (04/03/2021).

Dengan penggunaan e-commerce, pelaku UMKM dapat lebih berinteraksi secara personal pelanggan melalui chat, inbox, direct mesanger akhirnya meningkatkan kepercayaan konsumen. Selain itu, penggunaan social commerce juga memungkinkan promosi gratis yang dilakukan konsumen dengan cara getok tular.

Sedangkan H Kiswan, Dukuh Sareyan mengatakan, kegiatan pengabdian seperti ini merupakan salah satu cara mensinkronkan antara teori dan dunia praktik. Sehingga, adanya pengabdian ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM. (Jay)

UAD

BERITA REKOMENDASI