Softskill Problem Utama Sarjana Masuk Dunia Kerja

Editor: KRjogja/Gus

BANTUL, KRJOGJA.com – Lulusan sarjana dalam dunia kerja wajib menguasai bidang keilmuan dan softskill. Problem masuk dunia kerja saat ini rata-rata karena softskill. Softskill merupakan kombinasi keterampilan seseorang, kepribadian, karakter, sosial dan komunikasi.

Kemampuan yang dibutuhkan dunia kerja, bisa bekerja secara individu maupun bekerja secara tim. Maka saat mencari kerja perlu membuat lamaran dan lampirannya, seperti Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI).

Demikian diungkapkan Dr Abdul Fadlil MT, Wakil Rektor III Universitas Ahmad Dahlan (UAD) saat membuka Job Training UAD di Ruang Serbaguna Kampus Utama UAD, Ringroad Selatan, Tamanan Bantul,Senin (25/03/2019). Workshop Job Training 
menghadirkan drh Suwadi Hartono (Regional Manager PT Medion Farma Jaya Bandung) dan Cristal Indonesia Manager. Tampak hadir dan memberi pengantar Dr Dedi Pramono MHum (Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni/Bimawa UAD), hadir pula Hendy Ristiono MPH Apt (Kepala Bidang Career Development Center/CDC Bimawa UAD).

Menurut Abdul Fadlil, kalau sudah kerja harus ingat, jangan kerja untuk kerja, selamanya akan jadi pekerja. "Bekerjalah sambil belajar. Pada akhirnya, itu akan meningkat terus kualitas pribadi," ujarnya. Kalau bekerja untuk bekerja, biasanya mengalami stagnasi.

Sedangkan Dr Dedi Pramono dalam sambutan pengantar antara lain mengatakan, Workshop diselenggarakan Workshop diselenggarakan Career Development Center (CDC) Bimawa UAD diikuti 360 orang. Workshop Job Training UAD sebagai momentum bagi wisudawan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, sikap kerja dalam menghapi dunia kerja.

Hal senada diungkapkan Hendy Ristiono MPH Apt selaku Kepala CDC Bimawa UAD, kegiatan ini didedikasikan bagi 884 orang wisudawan. Dari jumlah terdebut sebagian besar sudah bekerja. "Kegiatan ini diperuntukkan bagi sarjana lulusan UAD yang ingin mencari kerja sesuai disiplin ilmu. Dari forum ini tahu kiat mencari kerja," ucapnya. Kegagalan mencari kerja pada softskill, interview, IPK tinggi tidak jaminan mendapatkan kerja. "Banyak yang gagal pada communication skill," tambahnya.

CDC-UAD memfasilitasi lulusan mencari kerja yang diinginkan. Setiap tahun CDC-UAD mengadakan Workshop Job Training. Tanggal 27-28 Juli 2019 mendatang UAD akan mengadakan Job Fair menggandeng perusahaan nasional dan internasional.

Sementara drg Suwadi Hartono, Regional Manager PT Medion Farma Jaya Bandung dalam presentasi antara lain mengatakan, dalam dunia kerja semua jurusan dibutuhkan. "Untuk itu saat mencari kerja harus optimis. Optimisme sangat penting masuk dunia kerja. Cari kerja dengan perusahaan itu seperti mencari jodoh, gampang-gampang susah," ujarnya. 

Pada lain, pekerja tidak berprestasi itu merepotkan tim. Tim, awalnya diri sendiri. Menjadi pekerja yang berkualitas sangat penting karena selalu diharapkan tim kerja lainya. Mencari kerja yang efektif melalui jaringan atau networking. Kedua, mencari lowongan kerja lewat online/offline, iklan di koran, majalah. (Jay)

UAD

BERITA REKOMENDASI