Songsong Even Nasional, KTNA Minta Suport Bupati

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Sektor pertanian, industri serta wisata jadi pendorong pertumbuhan ekonomi di DIY. Oleh karena itu kedepannya tiga bidang tersebut mesti jadi prioritas pemulihan ditengah badai Covid-19. Sejauh ini sektor pertanian dinilai mampu bertahan dalam kondisi sulit seperti sekarang.

“Sektor industri, pariwista dan pertanian harus jadi prioritas penanganan agar cepat bangkit karena punya kontribusi besar dalam pertumbuhan ekonomi di DIY dan Bantul khususnya,” ujar Bupati Bantul, H Abdul Halim Muslih ketika menerima audiensi pengurus Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Bantul, Kamis (03/06/2021) malam.

Halim mengungkapkan, ketika bicara soal pertanian tidak bisa dilepaskan dari saluran irigasi. Padahal hingga tahun 2021 ini masih ada 800 ribu meter jaringan irigasi di Bantul kondisinya mendesak segera diperbaiki.

Kondisi makin sulit ketika anggaran direcofusing untuk penanganan Covid-19. Dengan demikian anggaran untuk perbaikan jaringan irigasi harus ditunda. Halim punya impian kedepan, ketika komoditas ditingkat petani jatuh ada anggaran untuk penyangga harga.

Sementara KTNA Kabupaten Bantul, Suroto minta pemerintah Bantul mensuport agenda nasional yang dilaksankan KTNA. “KTNA Kabupaten Bantul beraudiensi dengan bupati Bantul untuk minta difasilitasi ketika menghadiri rembuk KTNA Nasional di Kutai Kertanegara September 2021 mendatang,” ujar Suroto.

Selain itu KTNA juga juga persiapan untuk menyongsong pekan daerah kontak tani nelayan di Gunungkidul Juni 2022. Kemudian pada Juli tahun 2022 dilanjutkan Pekan Nasional KTNA se Indonesia di Padang. (Roy)

BERITA REKOMENDASI