Sosialisasi Germas dan Pola Hidup Sehat Cegah Penyakit Tidak Menular

BANTUL, KRJOGJA.com – Tingginya angka Penyakit Tidak Menular (PTM) di Indonesia, menyebabkan pentingnya Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) terus digencarkan. Adapun merupakan instruksi presiden yang tertuang dalam Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017 tentang Germas. Dalam mensukseskan program dari Pemerintah, Prodi DIII Kebidanan FIKES Universitas Alma Ata (UAA) melakukan sosialisasi Germas pada warga kawasan Argodadi Sedayu Bantul.

Susiana Sariyati, S.ST., M.Kes, Kaprodi D3 Kebidanan Fikes UAA Selasa (9/6) menuturkan pihaknya berkomitmen membantu mensukseskan sosialisasi Germas dan menerapkan pola hidup sehat dan meminimalisir kejadian PTM. Langkah lain yakni sosialisasi Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) untuk mengurangi kejadian atau memberantas kasus DBD.

“Kami ada deklarasi Ratu Mantik yakni Rumah Satu Pemantau Jentik dimana setiap rumah di Sedayu memiliki satu orang sebagai pemantau jentik nyamuk penyebab DBD. Kami juga mendeklarasikan Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang merupakan pendekatan untuk merubah perilaku hygiene dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat,” tambahnya.

BERITA REKOMENDASI