SPN DIY Terima Bantuan Empat Kolam Lele

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Polri melalui Polda DIY memberikan bantuan empat kolam Lele untuk Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Serikat Pekerja Nasional (SPN) DIY di Dusun Banyakan I Sitimulyo Piyungan Bantul, Jumat (02/10/2020). Peresmian secara simbolis ditandai dengan penebaran bibit ikan Lele oleh Kapolda DIY yang diwakili oleh Wadirbinmas Polda DIY AKBP Sulistiyono SPd didampingi Wadirintelkam Polda DIY AKBP Andi Aditya Sakti SIK.

Tampak hadir Kasi Hubungan Industrial, Bidang Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Disnakertrans DIY Darsum dan Ketua DPD SPN DIY Abu Taukit bersama perwakilan DPC SPN kabupaten dan kota se-DIY. Dalam kesempatan tersebut disampaikan deklarasi dan pernyataan sikap DPD SPN DIY terkait rencana demonstrasi dan aksi mogok kerja bertepatan dengan rencana pemerintah untuk mengesahkan RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law Klaster Ketenagakerjaan pada Kamis 8 Oktober 2020 mendatang.

Sulistiyono menyampaikan, Polda DIY juga menginisiasi terbentuknya Kampung Tangguh Nusantara (KTN) dimana sampai dengan Oktober 2020 sudah ada 89 KTN se-DIY. KTN mengusung lima ketangguhan, yakni kesehatan, kamtibmas, ekonomi, pendidikan dan informasi.

Diharapkan, proyek percontohan berupa paket bantuan empat kolam Lele ini bisa mendorong ketangguhan ekonomi. Ini merupakan hasil kolaborasi antara Polda DIY dengan SPN DIY.

“Keunggulan kolam berbahan terpal bisa tahan sampai 7 tahun. Sedangkan Lele dipilih karena mudah dan cepat panen, juga tahan penyakit dan mudah pemasarannya sehingga hasilnya bisa langsung dirasakan,” ujar Sulistiyono.

Sulistiyono menuturkan dalam mengantisipasi krisis pangan, Polda DIY memiliki strategi program ketahanan pangan masyarakat. Kepedulian ditunjukkan dengan bergerak cepat melaksanakan baksos pembagian sembako dan pemberdayaan kepada masyarakat yang terdampak langsung.

“Saat ini Polda DIY sudah memberikan bantuan 100 ton beras, 50 kolam lele, dan 200 ember budidaya Lele untuk rumah tangga. Diharapkan antara Penyuluh Pertanian, Penyuluh Perikanan dan Babinkamtibmas bisa saling berkoordinasi membantu memberdayakan masyarakat,” ungkap AKBP Sulistiyono.

Menurutnya menanggulangi pandemi Covid-19, dibutuhkan semangat guyub rukun dan bahu-membahu. Harapannya bisa menginspirasi dan mendorong pihak pemerintah maupun swasta lainnya yang turut prihatin untuk melakukan hal yang sama.

Kasi Hubungan Industrial Bidang Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Disnakertrans DIY, Darsum sangat mengapresiasi adanya bantuan kolam Lele ini, sebab bisa memberdayakan anggota SPN DIY dan warga sekitar. Juga membantu Disnakertrans DIY dalam hal mengentaskan kemiskinan dan mengurangi pengangguran, sekaligus mengatasi permasalahan dan dampak Covid-19.

“Program bansos yang bisa dirasakan langsung manfaatnya seperti ini, sangat dibutuhkan oleh masyarakat untuk survive secara ekonomi saat ini,” ungkapnya.

Sementara Ketua DPD SPN DIY, Abu Taukit dalam kesempatan ini menyampapikan pihaknya konsisten dengan sikap untuk menolak pengesahan RUU Omnibus Law. Namun menanggapi ajakan untuk melakukan aksi turun ke jalan dan mogok kerja menolak penetapan RUU tersebut selama tiga hari pada tanggal 6 sampai 8 Oktober 2020, DPD SPN DIY masih menunggu instruksi dari DPP SPN Pusat.

Apapun nantinya langkah yang akan diambil, Abu Taukit menegaskan, SPN DIY akan selalu setia kepada Pancasila dan UUD 1945 serta menolak adanya kelompok yang memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. (*)

BERITA REKOMENDASI