SSA Ditutup, Korlap Sanmor: Kami Hanya Ingin Mencari Makan

Editor: KRjogja/Gus

BANTUL, KRJOGJA.com – Penutupan Kompleks Stadion Sultan Agung (SSA) menuai polemik. Sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) Sunday morning (Sanmor) SSA Bantul berharap pemerintah Bantul terbuka mata hatinya agar kompleks stadion dibuka sehingga ekonomi berbasis masyarakat bangkit ditengah kondisi sulit ini.

Dari pantauan KR, Minggu (8/11), PKL justru berjualan didepan pintu masuk SSA memanjang ke timur. Sedang didalam area SSA sejumlah orang beraktivitas olahraga.

“Tolong Pak Sekda kalau bisa tetap dibuka karena PKL Sanmor SSA itu tidak ada kaitanya dengan perselisihan sebelumnya, pokoknya aman saja untuk pedagang, peserta senam dan warga yang olahraga. Tolong kami dan teman-teman hanya ingin cari makan,” ujar Koordinator Lapangan(Korlap) Sanmor SSA, Sukardi.

Dijelaskan, sebenarnya pembukaan Kompleks SSA awal Juli lalu sebagai uji coba dengan protokol kesehatan sangat ketat baik pengunjung dan pedagang. Stadion Sultan Agung punya peranan sangat vital. Banyak masyarakat menggantungkan hidupnya di stadion ini untuk mencari rezeki.

“Kemarin banyak PKL menangis, mereka merasa kehilangan tempat mencari rezeki agar bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari,” jelasnya.

BERITA REKOMENDASI