STTA Gelar PKKMB Dan Bukadik Daring

BANTUL (KR)- Pandemi Covid-19 yang masih melanda Indonesia khususnya Yogyakarta tentu memengaruhi kegiatan akademik di seluruh perguruan tinggi termasuk Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto (STTA). Berbagai kegiatan yang sebelumnya sudah dialihkan menjadi daring (online) menggunakan Zoom, kini juga diterapkan pada kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) dan Pembukaan Pendidikan (BUKADIK) tahun 2020.

Ketua STTA, Marsda TNI (Purn). Dr. Ir. Drs. T. Ken Darmastono, M.Sc, Selasa (13/10) menuturkan kegiatan PKKMB dengan tema “Jauh di Mata, Dekat di Hati” ini berlangsung selama tiga hari sejak (5 – 7/10) lalu. Kegiatan diisi dengan Upacara pembukaan, upacara penutupan, pengenalan para pejabat STTA, para dosen terkait, Unit Kerja Mahasiswa (UKM), organisasi mahasiswa, sesi paparan dari BNNP dan Bela Negara, serta pengenalan lingkungan kampus yang dilakukan secara virtual.

“Meskipun kegiatan upacara ini dilakukan secara virtual namun tidak mengurangi kekhidmatan dari 268 mahasiswa baru (maba) yang mengikuti serangkaian kegiatan PKKMB ini,” jelasnya.

Usai PKKMB, kegiatan mahasiswa dilanjutkan dengan Pembukaan Pendidikan (Bukadim) . Kegiatan BUKADIK yang mengambil tema “Aku Sudah Jadi Mahasiswa”, diawali dengan Upacara Pembukaan Pendidikan TA. 2020/2021,

Dalam beberapa paparan seperti “Budaya Belajar di Luar Negeri yang Wajib Diadopsi oleh Mahasiswa Baru untuk Sukses” yang disampaikan Ketua STTA,  Dr. Teguh Wibowo S.T., M.T., yang berbicara tentang “Budaya dan Tantangan Menjadi Mahasiswa Baru”, Dr. Okto Dinaryanto S.T., M.M., M.Eng. berbicara tentang “Budaya Penulisan Ilmiah Mahasiswa”, dan M. Ridlo Erdata Nasution, S.T., M.T., PhD. yang menjelaskan tentang “Persiapan dan Tantangan Belajar Secara Daring”, keempatnya merupakan praktisi pengajar STTA yang memiliki gelar Doktor.

“Kami berharap dengan adanya kegiatan PKKMB dan Bukadik ini, walaupun di tengah situasi Covid-19 baik mahasiswa maupun kampus dapat beradaptasi dengan kebiasaan baru. Dan tetap harus berinovasi untuk mengantarkan calon generasi penerus khususnya mahasiswa, menjadi mahasiswa STTA yang unggul dan berdaya saing pada era global,” tutup Ketua STTA. (Aje)

BERITA REKOMENDASI