Sumber Air Ditemukan di Dlingo

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Wilayah Kecamatan Dlingo mulai disurvei untuk mencari titik sumber air di masing-masing desa. Sudah ada titik yang dimungkinkan terdapat sumber air dengan kedalaman kurang dari 150 m, yakni di Papring Mangunan dan Ngenep Terong.

Hal tersebut diungkapkan Sekda Bantul Drs H Helmi Jamharis MM didampingi Camat Dlingo, Deni Ngajis Hartono SSTP MPa saat menerima bantuan droping air bersih dari PT Taspen Cabang Yogyakarta bersama Alumni Fakultas Ekonomi 80A UPN Veteran Yogyakarta di Pedukuhan Pencitrejo Terong. Menurut Helmi, direncanakan secara bertahap masing-masing desa wilayah Dlingo yakni Desa Mangunan, Terong, Temuwuh, Jatimulyo, Dlingo dan Muntuk semua bisa dibuatkan sumur bor.

Baca juga :

Nelayan Pantai Congot Mengubah Jadwal Melaut
Pemanfaatan Sumber Clereng untuk Air Mineral

Sehingga ke depan pada waktu musim kemarau tidak ada lagi droping air, kekurangan air atau kekeringan diharapkan sudah dapat dipenuhi dari sumur bor masing-masing desa. "Untuk itu, sekarang mulai dilakukan survei dan pencarian titik sumber air yang bisa dipasang sumur bor," jelas Helmi.

Untuk pembuatan sumur bor, Bupati Bantul Drs H Suharsono sudah menginstruksikan untuk penganggaran dana dari APBD Bantul dan ada beberapa lembaga maupun relawan yang menyanggupi akan memberikan bantuan pengadaan pompa, termasuk PT Taspen Cabang Yogyakarta. Droping air bersih dari PT Taspen bersama Alumni FE 80A UPN Veteran kemarin merupakan rangkaian penyerahan Program Bina Lingkungan PT Taspen, dalam bentuk bantuan air 120 tangki untuk masyarakat Dlingo dan Imogiri.

Kepala PT Taspen Cabang Yogyakarta, I Gede Agus Adi Sucipto, mengatakan Program Bina Lingkungan PT Taspen bisa diberikan dalam bentuk bantuan kemanusiaan atau sosial yang dapat dinikmati masyarakat. "Maka terkait dengan pengadaan sumur bor bisa saja dilakukan, asalkan melalui prosedur yang benar, seperti dengan pengajuan profosal yang ditandatangani Sekda Bantul," jelasnya.

Sementara itu, memperingati Hari Jadi Karangtaruna Bimanusa Desa Seloharjo Kecamatan Pundong Bantul, digelar bakti sosial droping air bersih untuk warga kurang mampu di Dusun Geger dan Dermojurang Desa Seloharjo. Bantuan 7 tangki air bersih itu bekerja sama dengan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bantul.

Dipilihnya dua dusun itu menurut Korlap Baksos Karangtaruna Desa Seloharjo, Deni Setiawan, memiliki penampungan permanen maupun dari terpal. "Penampungan darurat dibuat karena di Dusun Geger memiliki warga lumayan banyak dan letak geografis yang tidak rata menjadikan warga jauh dari penampungan terkadang tidak dapat air. Oleh karena itulah menjadikan beberapa warga di Dusun Geger membuat tampungan dadakan. Sedang di Dusun Dermojurang cuma satu tampungan permanen namun tidak semua warga merasakan kekeringan," ungkapnya.

Ketua Karangtaruna Seloharjo, Agus Priyanto SAB, mengungkapkan droping air bersih ini merupakan aksi runtutan dari pembagian sembako ke seluruh warga belum mampu di Desa Seloharjo. "Semoga kegiatan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Desa Seloharjo terkhusus Dusun Geger dan Dermojurang serta warga belum mampu Desa Seloharjo umumnya," tuturnya. (Jdm/Adk/Roy)

BERITA REKOMENDASI