Sumur Wilayah Kekeringan di Bantul Mulai ‘Asat’

BANTUL, KRJOGJA.com – Beberapa wilayah rawan kekeringan di Bantul sudah mulai minta droping air bersih untuk kebutuhan harian, karena mata air atau sumur di wilayah rawan kekeringan tersebut sudah mulai menyusut , bahkan ada yang sudah tidak keluar air.

Data yang ada di BPBD Bantul kegiatan droping air bersih yang sudah direalisasi hingga Minggu (12/9/2021) di Dermojurang Seloharjo Pundong sudah 11 kali droping seluruhnya 55.000 liter, Pencitrejo Terong Dlingo 9 kali droping 45.000 liter, Kedungwalikukun Sitimulyo Piyungan 6 kali droping 30.000 liter dan Jaten Triharjo Pandak 4 kali droping 20.000 liter.

Kepala BPBD Bantul, Drs Dwi Daryanto MSi mengemukakan, saat ini merupakan puncak musim kemarau .Pada puncak musim kemarau seperti ini ada beberapa wilayah rawan kekeringan di Bantul, seperti di Dlingo. Piyungan, Imogiri dan Pundong mulai membutuhkan droping air bersih untuk kebutuhan harian, terutama untuk memasak.

BERITA REKOMENDASI