Sunmor Kembali Jalan, Warga Diminta Jualan

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Aktivitas perekonomian di Kompleks Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul dalam konsep  Sunday Morning (Sunmor) dipastikan pekan ini bisa  berjalan normal. Masyarakat yang biasa berjualan setiap Minggu pagi diminta tidak perlu khawatir dan beraktivitas seperti biasa.

Peristiwa yang sempat melumpuhkan ajang Sunmor merupakan kesalahpahaman. Sementara warga Pacar berharap pengelola parkir SSA Bantul, pemegang izin dari Dinas Perhubungan Bantul bisa memberdayakan warga sekitar.

"Silahkan berjualan seperti biasa,  acara Sunmor bisa berjalan lagi. Peristiwa kemarin itu terjadi karena salah paham," ujar Yanto Gombloh sebagai pemegang izin pengelolaan parkir dari Pemda Bantul, Kamis (07/03/2019).

Oleh karena itu, sebagai pengelola pihaknya akan berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sehingga peristiwa sebelumnya tidak perlu terjadi kembali. Menurutnya adanya kesalahpahaman itu mengakibatkan masyarakat jadi dirugikan.

"Dibangunnya SSA ini sudah pasti tujuannya untuk memberikan  manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat. Oleh karena itu mari kita bersama-bersama jaga keamanan dan ketertiban," ujar Yanto.

Sementara Kepala Dusun Bibis Desa Timbulharjo Sewon Bantul, Muhammad Irvan mengatakan pemerintah tidak bisa menyerderhanakan persoalan di kompleks SSA. Menurutnya, pada dasarnya persoalan di SSA seperti api dalam sekam sehingga tidak bisa dihindari lagi jika konflik itu merupakan akumulasi terhadap kebijakan pemerintah.

Irvan mengilustrasikan, jika ada pertandingan sepakbola pengalola parkir belum mengakomodir warga sekitar. Pihaknya mengakui, jika pengelolaan parkir SSA dibawa Yanto itu legal, karena ada izin resmi dari pemerintah.

Oleh karena itu sebagai pengelola bisa  lebih memperhatikan kesejahteraan warga. "Kami berharap jika ada kontribusi bagi warga Pacar bisa lewat RT atau struktur pengurus kampung. Selama ini mas Yanto sudah melakukan itu, tetapi ada kemungkinan belum tepat sasaran," ujarnya.

Dukuh yang membawahi wilayah Pacar, Glondong dan Sorogenen ini berharap komunikasi harus dijaga sehingga tercipta situasi aman di sekitar SSA. Sementara Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Bantul, Drs Joko Surono mengatakan, persoalan di SSA sangat simpel dan selesai jika diadakan komunikasi.

Tetapi memang sudah ada pertemuan tokoh masyarakat Pacar dan pengelola parkir. Nantinya hasil dan kesepakatan itu akan disampaikan ke Dikpora dan Dishub supaya semua pulih seperti sebelumnya.

Sebagaimana diketahui pada Rabu (06/03/2019) digelar pertemuan dengan warga bersama pengelola perkir pemegang izin ,Polres Bantul, Polsek Jetis, Pleret  d dan Sewon koramil serta Disdikpora Bantul. (Roy)

BERITA REKOMENDASI