Supaya Terorganisir, Seniman Harus Miliki Organisasi

BANTUL (KR)

– Supaya lebih terorganisir, seniman harus memiliki organisasi. Organisasi harus bersifat aktif dan berdampak positif bagi anggotanya.

Ketua Dewan Kebudayaan Bantul, Prof Dr Kasidi, M.Hum disela Diskusi Rapat Kerja (Raker) Rabu (11/11) di Bantul menuturkan profesi seniman merupakan kegiatan intelektual yang memerlukan persiapan secara profesional. Sementara profesionalisme seniman diukur dari menciptakan karya seni, menggelar karya seni hasil ciptaannya, mengembangkan kreatifitas dan ekspresi serta mengkomunikasikan karya seni kepada publik.

“Dewan kebudayaan mendorong seniman untuk terus berkarya serta meningkatkan kapasitas dengan workshop dan utamanya penguatan organisasi seni,” jelasnya.

Sekretaris Dewan Budaya Bantul, Anna Ratri menambahkan kegiatan yang dilaksanakan oleh Dewan Kebudayaan Bantul ini bertujuan merangkul segenap seniman dapat maju bersama.

“Yang kami undang seniman perkecamatan dan tim desa budaya. Kami menerima masukan dan inisiasi dari teman-teman seniman di 17 Kecamatan se-Bantul,” jelasnya.

Dari sekian banyak kawasan, Sewon dan Kasihan yang terbanyak memiliki seniman. Adapun seniman yang datang di antaranya seniman tari , teater , sastra, film, dhalang, karawitan, reyog wayang, srandul , kethoprak, sinden, koesmania, musik religi dan jatilan. (Aje)

BERITA REKOMENDASI