Tahun Depan Program Raskin Dihapus

Editor: KRjogja/Gus

BANTUL (KRjogja.com) – Mulai tahun 2018 pemerintah bakal menghapus program bantuan beras bagi warga miskin (raskin). Penerima manfaat tidak lagi menerima beras, tetapi pemerintah mengeluarkan program baru yakni Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sebagai pengganti.

Dengan BPNT tersebut, penerima bisa memilih komoditas sesuai kebutuhan. Karena pemerintah akan memberikan kartu seperti ATM, sehingga bisa digunakan transaksi di toko yang sudah ditunjuk pemerintah. "Raskin tahun 2018 tidak ada lagi, diganti dengan BPNT," ujar Kepala Bidang Bantuan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Bantul, Saryadi SIP MM, Selasa (24/10).

Namun terkait jumlah masyarakat yang masuk program BPNT itu apakah sama dengan penerima raskin, pihaknya belum bisa memastikan. "Kami belum tahu apakah penerima raskin yang jumlahnya sekitar 97.000 KK itu juga mendapat BPNT," ujar Saryadi.

Dengan BPNT itu masyarakat penerima manfaat akan mendapat dana segar dari pemerintah sekitar Rp 110.000 perbulan. Jumlah tersebut sama dengan Kota Yogya yang sudah menggulirkan BPNT lebih dulu. Meski warga penerima manfaat itu diberi kebebasan memilih komoditas yang dibeli, tetapi ada ketentuannya yakni berupa beras, gula, minyak serta kebutuhan pokok lainnya.

Saryadi mengungkapkan, BPNT merupakan bentuk peningkatan pelayanan kepada rakyat, sehingga program ini bisa tepat sasaran. Selain itu penerima juga bisa memanfaatkan sesuai dengan kebutuhan.

Sementara Pemerintah Desa Banguntapan Bantul mulai mendistribusikan jatah raskin untuk November. Staf Desa Banguntapan, Agus Tri Wahono, mengatakan tahun ini jumlah penerima raskin mencapai 970 KK yang mendapat 15 kilogram setiap bulan. (Harian KR)

BERITA REKOMENDASI