Tak Ada Penangguhan, Mulai Januari 2020 Wajib Bayar UMK

BANTUL, KRJOGJA.com – Semua perusahaan di Bantul, mulai 1 Januari 2020 wajib membayar upah kepada pekerjanya sesuai dengan ketentuan Upah Mimimum Kabupaten (UMK) yang berlaku di Kabupaten Bantul, yakni Rp 1.790.500 per bulan. Karena hingga batas waktu penangguhan tidak ada perusahaan yang mengajukan izin penangguhan, berarti semua perusahan siap membayar upah sesuai UMK. 

Menurut Kabid KIKP Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bantul, Hj An Nursina Karti SH, baru – baru ini di Bantul saat ada 884 perusahaan yang terdaftar di Disnakertrans Bantul, dengan memperkerjakan 32.075 pekerja. Laki-laki 12.480 orang dan perempuan 19.595 orang. 

Jumlah perusahaan yang ada di Bantul sebenarnya lebih dari 884 perusahaan, bahkan mungkin bisa dua kali lipat dari 884, tetapi sebagian besar perusahaan di Bantul tidak mendaftar ke Disnakertrans.

Bagi perusahaan yang tidak membayar upah kepada pekerja sesuai UMK dinyatakan melakukan pelanggaran pasal 90 ayat (1) Undang-Undang 13 Tahun 2003 tentang ketegakerjaan. Pelanggar bisa diancam pidana kurungan sedikitnya 1 tahun kurungan dan paling lama 4 tahun kurungan, juga dikenakan denda sedikitnya Rp 100 juta dan paling banyak Ep 400 juta. "Membayar upah pekerja tidak sesuai dengan ketentuan UMK termasuk tindak pidana kejahatan," jelas An Nursina.(Jdm) 

BERITA REKOMENDASI