Taman Glugut, Sarang Ular yang Disulap Menjadi Tempat Wisata Menarik

BANTUL, KRJOGJA.com – Berbicara mengenai Yogyakarta, tidak pernah terlepas dari daftar-daftar objek wisata menarik, mulai dari wisata pantai, sejarah, alam, pegunungan dan lain sebagainya. Di wilayah ini terus bermunculan tempat-tempat wisata baru yang menarik perhatian para wisatawan, salah satunya adalah Taman Glugut yang terletak di antara dua wilayah yang berbeda, yaitu Dusun Wonokromo 1, Pleret Bantul dan wilayah Dusun Karangwuni, Trimulyo Jetis Bantul. 

Glugut sendiri berasal dari nama bulu di batang pohon bambu yang gatal jika terkena kulit. Taman Glugut yang diresmikan pada tanggal 1 Januari 2018 ini tercipta berawal dari rasa kepedulian warga sekitar terhadap lingkungan yang kotor. Siapa sangka taman yang sejuk dan bersih ini dahulunya merupakan kebun yang tidak terawat yang ditumbuhi pohon bambu serta menjadi sarang ular berbisa. 

Beberapa warga berinisiatif membersihkan lalu membuat semacam gubuk dan wahana permainan untuk anak-anak kecil. Ternyata hal ini mendapat sambutan baik dari warga sekitar dan mereka berinisiatif untuk mengembangkannya menjadi tempat wisata yang dinamakan Taman Glugut. 

“Taman ini meliputi dua wilayah, kecamatan Pleret dan Jetis. Awalnya kan kotor banyak ular, trus masyarakat inisiatif membersihkannya. Pengelolanya warga RT 02, lalu kami bentuk kelompok Sadar Wisata yang anggotanya juga warga RT kami,” ungkap Haris, selaku warga sekitar sekaligus salah satu pengelola.

Taman ini terletak di pinggir sungai Opak yang tidak jauh dari sungai Gadjah wong. Untuk memasuki taman ini, pengunjung tidak dikenakan biaya masuk. Hanya, jika pengunjung ingin menyeberang sungai menggunakan perahu gethek, bisa membayar dengan sukarela. Ditaman ini terdapat spot foto yang kekinian, juga terdapat arena edukasi untuk anak-anak, seperti kolam kecil untuk memancing ikan, egrang serta ayunan dari ban mobil. Yang paling menarik, di Taman ini terdapat perahu mesin yang disediakan untuk para wisatawan yang ingin menyusuri sungai Opak sembari menikmati pesona alam yang hijau nan sejuk dipandang. Cukup dengan mengeluarkan biaya Rp 5000 per orang. 

Beberapa pengunjung terlihat sedang asyik berfoto-foto ria di beberapa spot foto yang ada. Disudut lain juga terlihat para pengunjung yang sedang asyik bercengkerama dibawah pohon yang teduh sembari menyantap cemilan. Taman ini juga memiliki pendopo utama yang dapat menampung sekitar 30 pengunjung.  

Taman Glugut dengan luas area kurang lebih 2000 meter kini menjadi destinasi wisata baru yang berada di daerah Bantul. “Seneng, udaranya sejuk dan bisa jadi rekomendasi wisata untuk melepas kepenatan dari bisingnya kota dan bisa merasakan naik perahu mesin keliling sungai,” kata Tata (22), salah satu pengunjung. (Betty Rofiatun Nisa/ UIN)

 

BERITA REKOMENDASI