Taman Glugut, Tawarkan Sensasi Susur Opak dan Santai Pinggir Kali

Editor: KRjogja/Gus

Berawal dari kegiatan warga Rukun Tetangga (RT) 02 Dusun Wonokromo 1 Desa Pleret Kecamatan Pleret Bantul membersihkan lingkungan. Tetapi siapa sangka dari kawasan yang berada di tempuran Sungai Opak dan Belik ini lahir objek wisata Taman Glugut. 

Dirintis September 2017 lalu, kini Taman Glugut jadi pilihan masyarakat untuk mengisi liburan akhir pekan. Taman Glugut tidak hanya menyajikan keasrian pesona Sungai Opak. Pengunjung juga bisa mencoba sensasi naik perahu motor tempel menyusuri sungai legendaris tersebut.

Pengelola Taman Glugut Wonokromo Pleret Bantul, Latif Nugroho mengungkapkan, kawasan wisata berbasis alam itu sekarang dikembangkan oleh masyarakat setempat.  Masyarakat menyadari Taman Glugut kini menjadi konsumsi khalayak dari berbagai daerah. Mereka menjadikan lokasi itu untuk bersantai dan momong

anak.  
"Program awalnya sebatas kegiatan warga RT 02, sekarang mampu memberdayakan warga kami dengan usaha warung dengan aneka ragam jajanan," ujar Latif. Bahkan setiap akhir pekan ketika cuaca cerah pengunjung bisa sangat ramai. Tingginya kunjungan wisatawan bisa dihitung dari tiket perahu.

Karena akhir pekan sebelumnya ratusan wisatawan naik perahu. Dengan harga tiket Rp 5.000,/orang , tawaran wisata susur sungai itu jadi komoditas unggulan di Taman Glugut. Pengelola tidak semata fokus pada sektor wisata, tetapi memasukkan nilai- edukasi didalamnya. Sehingga tidak heran setiap Minggu pagi ada program belajar bahasa Inggris untuk siswa SD. Lebih spektakuler lagi dalam waktu dekat ini akan dihadirkan pula jenis bambu dari seluruh dunia. 

Watu Glugut mencoba mengkombinasikan antara wisata alam dan edukasi. "Kami berikan layanan bagi pengunjung, masuk area gratis, parkir seikhlasnya. Tetapi untuk naik perahu memang dikenai tarif Rp 5.000, / orang. Berkunjung ke Taman Glugut memang memberikan suasana segar dengan lingkungan alam asri. Taman Glugut makin mempesona dengan adanya sejumlah tempat selfi dan tempat duduk dari susunan bambu," pungkasnya. (Roy)

 

BERITA REKOMENDASI