Tantangan Semakin Berat, Tumbuhkan Jiwa Mandiri di Kalangan Pemuda

BANTUL, KRJOGJA.com – Seminar Sociopreneur di Balai Desa Banguntapan, Bantul diikuti ratusan pemuda/pemudi serta masyarakat umum, Senin (4/3/2019).  Program tersebut perlu disampaikan kepada masyarakat khususnya generasi muda untuk menumbuhkan jiwa kemandirian dalam berwirausaha.   

Era global sangat dibutuhkan jiwa-jiwa kreatif dalam memanfaatkan teknologi untuk menghadapi ketatnya persaingan. Diperlukan pembangunan yang tidak sekadar fokus infrastruktur, tetapi sumber daya manusia harus diperhatikan.

“Seminar sociopreneur ini selaras dengan pemerintah DIY. Sesuai  visi/misi Pak Gubernur tahun 2017, RPJM masyarakat DIY harus sejahtera dengan mengutamakan kemandirian,” ujar Ketua DPRD DIY, Yoeke Indra Agung Laksana.  

Yoeke menggatakan,  era global menjadi tantangan bagi generasi muda bangsa Indonesia. Sehingga tidak ada pilihan lain, kecuali pemberian skill kepada generasi penerus bangsa. "Pemuda harus memiliki skill mumpuni, sehingga bisa berdaya sacara mandiri," ujar Yoeke ketika menjadi pembicara diacara socioentreprener yang diprakarsai Dinas Pendidikan dan Olahraga DIY.

Dijelaskan, tujuan adanya program itu, memasyarakatkan kegiatan entrepreneur di masyarakat tingkat bawah. Sehingga kedepannya bakal tumbuh jiwa wirausaha dilapisan masyarakat. Karena masyarakat awam belum tentu tahu tentang entreprenuer. 

“Jika semangat menjadi kewirausahaan tumbuh, para pemuda bisa menggunakan sarana teknologi informasi,” jelasnya. Menurut Yoeke dalam kondisi apapun jika ada kemauan pasti bisa dilakukan apalagi dengan dukungan teknologi.(Roy)

BERITA REKOMENDASI