Target Pajak Daerah Mengalami Kenaikan

BANTUL, KRJOGJA.com – Bupati Bantul Drs H Suharsono, menyerahkan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB P-2) dan memberikan penghargaan kepada wajib pajak panutan PBB P-2 tahun 2020 di Gedung Induk Pemkab Bantul, Selasa (3/3/2020).

Dalam kesempatan tersebut Bupat meluncurkan pelayanan wajib pajak, dengan menggunakan QR-Code dan menyerahkan penghargaan kepada desa yang lunas paling awal pembayaran pajaknya. Pedukuhan Terong Dlingo lunas paling awal pembayarannya, yakni pada 13 Januari 2020.

Diungkapkan, dalam pengelola pajak daerah, Pemkab Bantul selalu meningkatkan target penerimaan. Berkat kerjasama dan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak, target selalu dapat tercapai. “Harus ada inovasi, di antaranya dengan pembayaran pajak secara online, penyempurnaan pajak daerah dengan melaksanakan pendataan pemutakhiran data pajak daerah, serta mengoptimalkan kegiatan penagihan,” ungkap Bupati Bantul,

Sementara Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Bantul, Drs Trisna Manurung MSi, melaporkan pihaknya telah melakukan beberapa pembaharuan dan inovasi terhadap layanan, sarana dan prasarana pengelolaan PBB P-2 Tahun 2020. Di antaranya dengan menerbitkan SPPT PBB P-2 tahun 2020 dengan menambahkan QR-Code sebagai code unik dan sebagai simbol guna mempermudah dalam pembayaran melalui teller perbankan atau petugas Mobil Pelayanan Pajak Daerah, serta memudahkan wajib pajak untuk akses data objek PBB P-2 serta untuk mengetahui cata pembayaran dari SPPT PBB P-2 tersebut.

Kemudian juga diterapkan, tandatangan secara elektronik (TTE) pada SPPT PBB P-2 tahun 2020 yang telah mendapatkan sertipikat dari Balai Sertipikasi Elektronik (BSrE) Badan Saber dan Sandi Negara. Pelayanan pembetulan dan pembayaran telah mulai operasi pada bulan Januari 2020. Memperluas jaringan tempat pembayaran pada Bank BPD DIY melalui channel mobil Banking maupun aplikasi Gojek dan Tokopedia.

Sementara pokok ketetapan PBB P-2 2019 sebanyak 630.672 SPPT dengan pokok ketetapan Rp 70.198.294.486, tahun 2020 jumlah SPPT 635.831 lembar,dengan pokok ketetatap Rp 70.902.092.667, sehingga ada kenaikan 5.159 SPPT dengan pokok ketetapan Rp 703.798.181.(Jdm)

BERITA REKOMENDASI