Tas Cantik Kantong Semen Curi Perhatian Pengunjung Invesda Expo 2019

WIDIA Surya terbilang kreatif mengubah barang yang tak terpakai menjadi karya bernilai ekonomis. Warga asal Bantul Jalan Bibis Padokan Lor RT 2 Kasihan Bantul menghasilkan tas hias wanita yang ramah lingkungan.

"Dibuat dari kantong semen bekas," tutur Widia Surya owner Pradnyaid kepada KRJOGJA.com Jum'at (26/04/19). 

Dia bercerita terciptanya tas unik saat merenovasi rumah miliknya. Beberapa kantong semen tersebut telah menumpuk sehingga harus dimanfaatkan dengan sempurna. "Saya sendiri pembuat warna kain alami. Waktu itu ada teman yang menyarankan untuk membuat ide tas dari kantong semen, tapi karena dia enggak bisa menjahit, jadi ide itu memang saya yang merealisasikan," tambahnya.

Widia sendiri sebelum membuat tas kantong dari semen, ia juga pembuat kain yang menggunakan pewarna alami yang dibuat mandiri. Melalui usahanya itu, semakin melebarkan usahanya dibidang kerajinan. "Tas kantong dari semen ini baru banget dikeluarkan dan belum diproduksi banyak karena masih proses sosialisasi kepada masyarakat," tambahnya.

Kendati demikian, kata Widia baru sehari dipajang dalam acara pameran terpadu investasi, perdagangan, pariwisata, dan produk pangan nusantara di Jogja Expo Center ( JEC) sudah banyak dilirik para pengunjung.  Karena itu, mematok harga sekira Rp 80 sampai Rp 300 ribu.

"Sudah banyak yang menawar, mungkin karena unik yah. Soalnya saya lihat tas yang terbuat dari kantong semen juga sebelumnya belum pernah saya temukan," katanya.

Tas kantong semen tersebut memang tidak semua bahan terbuat dari limbah semen, tapi dipadukan dengan kain agar tas dapat digunakan sebagaimana fungsinya. Sebelum diberi campuran warna, kertas seman direndam denga tawas agar lebih awet dipakai.

"Memilih kantong semen ini karena kertasnya sendiri cukup tebal dan tidak mudah robek. Jadi cocok untuk berinovasi. Bisa rusak kalau disobek paksa, tapi kalau penggunaan normal, tas ini akan awet. Saya sudah buktikan," tuturnya. (Ive)

BERITA REKOMENDASI