Terseok Menjaga Sektor Wisata Bantul

BANTUL, KRJOGJA.com – Pandemi Covid-19 sudah menghempaskan hampir semua sendi kehidupan. Sektor pariwisata selama ini cukup mampu bertahan dari berbagai situasi sulit. Namun Covid-19 yang seolah sulit diusir sudah melumpuhkan sektor ini. Sementara Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul terus memberikan support kepada pelaku wisata untuk bersabar menghadapi kondisi sulit ini.

“Ketika kondisi normal hampir 724 orang itu menggantungkan hidupnya di sektor wisata mulai Pinus Pengger, Puncak Becici, Pinus Sari, Seribu Batu, Pinus Asri, Bukit Mojo, Bukit Panguk Lintang Sewu serta Alas Literasi. Tetapi kondisi sulit kemarin tinggal 412 orang, bahkan sekarang ini kami shift sistem masuknya untuk sekedar bersih-bersih dan dan melakukan perbaikan daya tarik wisata di masing-masing objek,” ujar Ketua Koperasi Notowono, sebagai operator kawasan objek wisata hutan pinus dan sekitarnya, Purwo Harsono, Kamis (15/7/2021).

Ipung sapaan akrabnya menjelaskan, saat ini objek wisata memang tutup karena PPKM Darurat. Kendati begitu aktivitas sehari-hari di setiap objek tetap berjalan. Setiap hari objek wisata dibersihkan, diperbaiki yang rusak juga dijaga setiap malam. Langkah tersebut diambil agar sektor wisata tetap ada denyut kehidupan. Sambil menunggu kebijakan dari pemerintah membuka kembali objek wisata. “Tetap kita jaga, tetap kita bersihkan setiap hari. Juga ada yang piket itu upaya kami menjaga tempat kita semua untuk mencari rezeki,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI