TeRuCI Jogja Hadir di Pesantren untuk Berbagi

Editor: KRjogja/Gus

BANTUL (KRjogja.com) – Momentum  Bulan Ramadan 1438 H benar -benar dimanfaatkan Komunitas mobil Daihatsu Terios dan Toyota Rush untuk berbagi dengan sesama, Minggu (18/6). Tahun ini komunitas yang tergabung dalam wadah Terios Rush Club Indonesia (TeRuCI) Chapter Yogyakarta, Manunggaling Keluarga TeRUCI Ngayogyakarto lan saksekitare (Maknyoss) menggelar kegiatannya di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Al Furqon Sanden Bantul. Konsep acara dikemas dalam bentuk buka bersama dan pemberian santunan serta paparan sejarah lahirya Ponpes Al Furqon.

Dalam acara itu juga dihadiri Ketua Umum TeRuCI  Chapter Yogyakarta Erwan Shidiq F, Ketua Panitia , Icuk Budi Santosa, perwakilan Daihatsu Astra Motor Yogyakarta Dito. Acara juga didukung Kedaulatan Rakyat, Daihatsu, bengkel mobil Auto Barito Jalan Imogiri Timur Banguntapan Bantul, Toyota, Nasmoco, serta X-ta Photography.                                  

Humas TeRUCI Chapter Yogyakarta Maknyoss, Ari Paskalis mengatakan, sejak berdiri pada Oktober 2010 TeRUCI Chapter Yogyakarta banyak menggulirkan program, baik sifatnya intern komunitas atau menggandeng masyarakat secara umum. Tetapi khusus  acara buka bersama, pertama kali digelar tahun 2015, 2016 serta 2017. Ari Paskalis mengungkapkan, dengan program itu setidaknya jadi kesempatan anggota TeRUCI untuk saling berbagi dengan sesama. 

"Khusus untuk kegiatan ini sangat didukung oleh anggota TeRUCI Chapter Yogyakarta," ujarnya. Selain itu kegiatan social ini,  agenda rutin setiap bulannya ialah pertemuan sesama anggota, serta touring jarak pendek. Dijelaskan, dengan kegiatan tersebut diharapkan bias memberikan manfaat kepada ponpes. Namun tidak penting dari agenda dilingkungan pesantren itu untuk saling berbagi. Termasuk membangun silaturahmi sesama anggota TeRUCI Chapter Yogyakarta.

Pengasuh Ponpes Al Furqon,  Muhammad Zafri  Fauzan STP mengatakan, kegiatan sosial penuh inspiratif komunitas TeRUCI Chapter Yogyakarta Maknyoss sangat membantu kegiatan pesantren.  Dengan jumlah santri  yang mencapai 250 orang lebih tentu menjadi sebuah kebahagiaan ketika dikunjungi komunitas penggemar mobil Terios dan Rush itu.  Dari jumlah santri itu semua menetap di pesantren. "Mereka semua menetap karena dari  jumlah itu ada terbagi dua  kategori, siswa MTs Al Furqon, dan SMK IT Al Furqon," ujar M Zafri Fauzan. 

M  Zafri terang-terangan memberikan apresiasi terhadap kegiatan TeRUCI yang menggelar baksos buka bersama dan santunan di Ponpes Al Furqon. Dengan program itu setidaknya TeRUCI secara eksternal benar benar memberikan manfaat kepada masyarakat secara umum. Sementara dalam intern,  komunitas ini mampu membangun dan menjaga  silaturahmi  tetap solid. Selain fokus Tahfidz, santri Ponpes Al Furqon juga dibekali bidang akademik baik jenjang MTs dan SMK IT. Bahkan satu siswa MTs  Al Furqon, Romdhotul Hikmah  pencapaian nilai Ujian Akhir Madrasah Bertaraf Nasional (UAMBN)  menempati ranking IV DIY. "Khusus MTs kita sudah punya program unggulan yakni, Tahfidz Quran dan Bahasa Inggris,” ujarnya.

Selain itu juga disampaikan jika Al Furqon banyak menerima santri dari berbagai daerah di Indonesia. “Tidak jarang orangtua pasrah bongkokan

menyerahkan anaknya ke pesantren ini, insya Allah kami siap,” ujarnya. (Roy)

 

BERITA REKOMENDASI