Tim Dompet KR Kirim 100 Baju Pelindung Tubuh ke PMI Bantul

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Tim Dompet KR menyalurkan bantuan dari pembaca kepada PMI Bantul dalam wujud Alat Pelindung Diri (APD), berupa Hazmat atau baju pelindung tubuh sebanyak 100 pcs. Bantuan langsung diterima Kepala Markas PMI Bantul, H Wahyu Eko Putro ST MM di halaman Markas PMI setempat, Selasa (26/05/2020).

Penyerahan bantuan dari pembaca KR ini, merupakan penyerahan yang kedua kali. Sebelumnya penyerahan diwujudkan dalam bentuk paket sembako untuk kebutuhan relawan. “Penyerahan bantuan pembaca KR tahap II yang diwujudkan APD ini, karena PMI Bantul masih memerlukan Hazmat untuk operasional relawan,” jelas penanggungjawab Dompet KR, Drs H Ahmad Luthfi MA.

Menurut Wahyu Eko Putro, PMI Bantul masih membutuhkan APD berupa baju Hazmat. Sejak Covid-19 mewabah, relawan PMI Bantul membutuhkan Hazmat rata-rata 5 hingga 8 per hari. “Untuk relawan yang bertugas, pemakaman jenazah, tim ambulans dan spraying di zona merah, pemakaian Hazmat hanya satu kali pakai setelah itu harus dimusnahkan,” jelas Wahyu.

Dengan penggunaan Hazmat di beberapa jenis pelayanan masyarakat, kebutuhan Hazmat di PMI Bantul per hari bisa mencapai 16 pcs. Walaupun pemerintah sudah memberikan anggaran untuk APD, tetapi ternyata belum bisa mencukupi untuk semua kegiatan penanggulangan Covid-19, sehingga masih memerlukan uluran atau bantuan dari semua pihak,” kata Wahyu.

Wahyu berharap dengan bantuan dari berbagai pihak, permasalahan Covid-19 di Bantul bisa segera teratasi dan cepat berakhir. Sesuai data di Gugus Tugas Penaggulangan Covid-19 Bantul, hingga 25 Mei 2020, angka pasien yang sedang rawat inap di rumah sakit untuk PDP ada 16 orang, pasien confirm positif 18 orang dan ODP 4 orang. Rumah sakit yang merawat pasien positif RSPAU 2 pasien, Bethesda 1 pasien, RS LKC 7 pasien, RS-PS 4 pasien, JIH 1 pasien, PKU Muhammadiyah Bantul 1 pasien, RS Bhayangkara 1 pasien dan RS Sardjito 1 pasien.

Pasien positif di Bantul pada pekan lalu mencapai 34 orang, kini sudah menurun hingga 18 orang. Tetapi walaupun di Bantul terjadi penurunan angka pasien positif, relawan PMI Bantul tetap siaga melakukan perlawanan terhadap Covid-19 dengan melayani kebutuhan pertolongan masyarakat luas. (Jdm)

BERITA REKOMENDASI