Tim PKK Bantul Lepas Tukik di Pantai Goa Cemara

Editor: Agus Sigit

BANTUL, KRjogja.com – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Bantul bekerjasama dengan Dinas Kominfo Bantul dan Konservasi Penyu Goa Cemara Sanden melepas puluhan Tukik atau anak penyu hasil penangkaran Konservasi Penyu Sanden. Pelepasan diawali Ketua TP- PKK Bantul Hj Emi Masruroh Abdul Halim SPd dan wakilnya Dwi Pudiyaningsing Joko Purnomo SSn dilanjutkan anggota PKK lainnya di bibir Pantai Gua Cemara, Jumat (3/9) sore.

Emi mengemukakan, pelepasan tukik ini merupakan salah satu upaya melestarikan lingkungan hidup flora dan fauna, termasuk keselamatan hidup anak penyu ini dari ancaman kepunahan. “Maka mari kita tumbuhkan semangat pelestarian alam yang juga menjadi kewajiban kita semua. Kami juga mengajak masyarakat di lingkungan pantai agar ikut menjaga pelestarian penyu yang dilindungi ini, ” ungkap Ketua TP- PKK Bantul.

Menurut Emi, mungkin juga kehidupan anak penyu harus banyak menghadapi rintangan , seperti predator dan lingkungan dasar laut yang mungkin sudah tercemar dengan limbah.

Dwi Pudiyaningsing menambahkan, dilihat dari sisi wisata, tukik mempunyai daya tarik dan nilai jual tinggi, maka upaya pelestarian sangat diperlukan.

Ketua Konservasi Goa Cemara, Subagyo menambahkan, akhir- akhir ini jumlah penyu yang mendarat untuk bertelur di sekitar Pantai Goa Cemara meningkat, karena kondisi pantai saat ini agak landai.
“Kalau kondisi pantai landai jumlah penyu yang naik ke darat lebih banyak, tetapi jika kondisi curam jumlah penyu yang mendarat berkurang,” jelas Subagyo.

Selama tahun 2020 sarang penyu yang ditemukan sebanyak 76 sarang, tahun 2021 hingga akhir Agustus sarang yang ditemukan 35 sarang, setiap sarang rata-rata berisi 100 butir telur.

Untuk melepas tukik ke laut ketika tukik berumur 3 sampai 10 hari.” Menurut penelitian, setiap 100 tukik yang dilepas kemungkinan hidup hanya satu tukik,” pungkas Subagyo. (Jdm)

 

PKK

BERITA REKOMENDASI