TPR Parangtritis Ditutup, Wisatawan Putar Balik

Editor: KRjogja/Gus

KRETEK, KRJOGJA.com – Kebijakan menutup objek wisata Pantai Parangtritis Kretek Bantul dimalam Tahun Baru efektik meredam gelombang wisatawan masuk objek paling populer di DIY tersebut, Kamis (31/12) malam. Puluhan dan bahkan ratusan motor dan roda empat harus putar balik ketika sampai di Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Parangtritis Kretek Bantul.

Petugas gabungan dari unsur kepolisian, Sat Pol PP Bantul, TNI, Polairud Polda DIY, Dinas Perhubungan serta gugus tugas Kretek tidak mau kompromi. Selain warga ber KTP diluar Kapanewon Kretek atau Gunungkidul harus balik kanan. Kebijakan tersebut diambil untuk mengerem laju Covid-19 yang kian menggila.

Perwira Pengendalian, Kompol S Parmin sekaligus Kapolsek Kretek Polres Bantul Polda DIY didampingi Koordinator TPR Parangtritis, Rohmat Riswanto menjelaskan, penutupan pintu TPR Parangtritis dilakukan menidaklanjuti surat keputusan Pemkab Bantul terkait kebijakan menutup objek wisata malam tahun baru.
“Situasi masih pandemi Covid-19, malam Tahun Baru objek wisata di Bantul termasuk Parangtritis tidak boleh ada kegiatan minta kendaraan selain warga putar balik,” ujar Parmin. Bagi warga Parangtritis dan Gunungkidul tentu boleh melintas dengan menunjukkan identitas.

Salah satu wisatawan asal Semarang, Rukmana sebenarnya kecewa dengan kebijakan penutupan tersebut. Namun pihaknya tidak punya pilihan selain mengikuti aturan. Dirinya tidak bisa masuk lantaran petugas gabungan sudah memberikan penjelasan terkait kebijakan penutupan oleh pemerintah daerah. Rukmana tidak mengetahui jika Parangtritis ditutup.

BERITA REKOMENDASI