TPST Piyungan Perbanyak Daya Tampung Sampah

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Pemda DIY akan meningkatkan kapasitas talut di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan. Dengan peningkatan talut tersebut diharapkan jumlah sampah yang ditampung akan lebih banyak. Selain peningkatan kapasitas talut, pembangunan drainase, pipa lindi dan jalan operasional juga aka dilakukan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, Energi dan Sumber Daya Mineral (PUPESDM) DIY Hananto Hadi Purnomo mengatakan pembangunan tersebut baru dilelangkan dan kontrak baru Juli 2020 ini. Ditargetkan seluruh pembangunan akan selesai pada 2022 mendatang.

Dalam rangka peningkatan kapasitas dan pengelolaan TPST Piyungan tersebut pihaknya bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Selama pembangunan, Zona A akan ditutup terlebih dahulu tahun ini.

“Operasional sampah harus ada sarpras berupa dermaga di TPST Piyungan, sebagai tempat kendaraan masuk menumpahkan sampah kemudian diratakan. Sarpras yang ada di dermaga tersebut baru sementara, tidak permanen, sesuai kebutuhan sehingga baru akan dibangun,” terangnya.

Disampaikan, pihaknya akan menangani Zona A terlebih dulu untuk proses penutupan, kemudian Zona B di TPST Piyungan dapat difungsikan untuk menampung sampah. Talut Zona Adan B akan ditinggikan lagi karena untuk menutup atau menumpuk sampah harus ada tempat penampungan. Pihaknya menyediakan anggaran sekitar Rp 13 miliar dengan nilai kontrak Rp 10 miliar pada 2020 ini.

“Zona A akan ditutup, maka Zona B bisa dipakai untuk pembuangan sampah baru, sehingga perlu penambahan kapasitas dengan peninggian talut supaya tidak melebar ke luar TPST. Target peningkatan kapasitas dan pembangunan Sarpras ini selesai pada 2020 seiring rampungnya proses Kerja Sama Badan Usaha dan Pemerintah (KPBU),” ungkap Hananto.

Pemda DIY telah menyiapkan lahan seluas 1,9 hektare tahun ini ditambah proses penyiapan lahan 4,1 hektare tahun depan, sehingga total 6 hektare untuk KPBU TPST Piyungan. Proses KPBU TPST Piyungan tersebut tengah memasuki kajian studi dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Dengan tambahan lahan seluas 6 hektare tersebut, sampah di Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman dan Bantul (Kartamantul) bisa tertangani dengan baik.

“Kami akan meningkatkan kapasitas talut yang sudah ada maupun yang baru sepanjang 430 meter dengan tinggi 3-4 meter mengelilingi TPST Piyungan tahun ini. Sedangkan pembangunan sarprasnya tahun ini di antaranya pipa lindi sepanjang 959,27 meter serta drainase dan jalan sekitar 580 meter,” tutur Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPESDM DIY Arief Azazi Zein.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY Sutarto MP menyatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas PUPESDM DIY terkait pembangunan TPST Piyungan. Penataan TPST Piyungan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kapasitas penampungan sampah, sehingga kemungkinan sampah masuk ke TPST Piyungan menjadi lebih besar dan umurnya bisa bertambah dua tahun. (Ira/Ria)

BERITA REKOMENDASI