Tunjangan Profesi Guru Harus Memberi Azas Kemanfaatan

Editor: Agus Sigit

BANTUL, KRJOGJA.com – Tunjangan Profesi Guru (TPG) harus memberikan azas kemanfaatan,sehingga sebagai guru merencanakan kegiatan untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalitasnya. Kemanfatan dari belanja TPG harus kembali kepada yang bersangkutan dalam menunjang peningkatan profesionalitas dan kompetensinya. Untuk itu, pengadaan seragam, BBM dan yang sejenis bukan termasuk belanja pengembangan diri.

Hal tersebut disampaikan Kepala Seksi Guru dan Tenaga Kependidikan (Kasi GTK) Bidang Dikmad Kanwil Kemenag DIY H Abd Su’ud SAg MSi saat menjadi narasumber Seminar Aplikasi Belanja TPG dan Peningkatan Kapasitas MGMP yang diikuti 22 guru Seni Budaya Prakarya MTs se- DIY di MTsN 3 Bantul, Kamis (25/2).

Pada kesempatan tersebut hadir Konsultasn Peneliti dan Pelatih Nasional Drs Edih Supardi MPd selaku narasumber kedua dan Kepala MTsN 3 Bantul Sugeng Muhari SpdSi.

Menurut Su`ud melalui aplikasi yang telah di-launching

24 November 2020 lalu bertepatan dengan Peringatan Hari Guru Nasional, maka guru berkewajiban melaporkan penggunakan dana TPG sebesar 10 persen dari dana yang diterima setiap bulan setelah dikurangi pajak.

“Pelaporan dibatasi maksimal tanggal 6 bulan berikutnya, Ada lima poin yang bisa dilaporkan yaitu : peningkatan profesi, peningkatan pedagogik, peningkatan penelitian, peningkatan organisasi profesi dan peningkatan pendidikan lainnya. Tentusaja laporan mesti dilampiri bukti yang syah,” ungkap Su`ud.

BERITA REKOMENDASI