UMY Keluarkan Tidak Hormat Aktivis Mahasiswa yang Terbukti Setubuhi Paksa Mahasiswi

Editor: Ary B Prass

BANTUL, KRJOGJA.com – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) memberhentikan dengan tidak hormat, MKA alias OCD, seorang aktivis mahasiswa yang terbukti melakukan kekerasan seksual pada tiga mahasiswi di kampusnya. Langkah tegas tersebut diambil setelah UMY melakukan investigasi dan pemeriksaan melibatkan Komite Disiplin dan Etik Mahasiswa UMY.

Rektor UMY, Prof Gunawan Budianto, mengatakan pihaknya telah melakukan investigasi sejak kejadian viral di media sosial pada 1 Januari 2022 lalu. Komite Disiplin dan Etik Mahasiswa lantas melakukan sidang dan pemeriksaan menyeluruh terkait adanya isu dugaan kekerasan seksual oleh salah satu mahasiswa UMY tersebut.

“Kami segera melakukan koordinasi, memanggil Komite Disiplin dan Etik Mahasiswa, rapat Minggu (2/1/2022), dan ternyata Selasa (4/1/2022) pagi masih ditemukan dua lagi dugaan korban dari MKA ini yang kebetulan mahasiswi UMY,” ungkap Gunawan pada wartawan, Kamis (6/1/2022).

Aktivis Mahasiswa yang diketahui sebagai salah satu siswa jurusan Ilmu Ekonomi angkatan 2017 setelah dilakukan investigasi ternyata mengakui perbuatannya bahwa ia telah melakukan perbuatan asusila. Komite Disiplin dan Etik Mahasiswa pun memutuskan perbuatan tersebut merupakan pelanggaran berat.

“Rektor UMY memutuskan memberikan sanksi maksimal pada MKA yakni diberhentikan secara tetap dengan tidak hormat seperti tercantum dalam pasal 8 Peraturan Rektor UMY nomor 017/PR-UMY/XI/2021 tentang Disiplin dan Etika Mahasiswa UMY. UMY memiliki sanksi ringan, menengah dan berat. Perbuatan asusila dan perzinahan diatur ketat dalam peraturan Rektor, sehingga pelaku ini kami kenakan sanksi berat yakni diberhentikan secara tetap dengan tidak hormat,” tegas Gunawan pada wartawan.

Dari investigasi internal kampus, UMY mendapatkan fakta bahwa tindakan kekerasan seksual yang dilakukan MKA terjadi pada 2018 silam dan 2021 lalu. Penyintas terakhir yang justru mencuat pertama, kejadian terjadi pada September 2021 lalu.

BERITA REKOMENDASI