Upaya Cetak Petani Milenial Hadapi Sejumlah Kendala

BANTUL, KRJOGJA.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bantul terus mendorong pemerintah Kabupaten Bantul meningkatkan anggaran untuk kepentingan regenerasi petani di Bumi Projotamansari. Potensi menjanjikan sektor pertanian di Bantul mesti ditangkap sebagai peluang usaha. Oleh karena itu, petani milenial sudah saatnya terus dilahirkan sebagai bentuk regenerasi petani.

“Kami dari DPRD Kabupaten Bantul terus mendorong eksekutif untuk meningkatkan anggaran dalam upaya mengembangkan dan mendorong lahirnya petani muda di Bantul sebagai regeneasi dimasa mendatang,” ujar anggota Komisi C DPRD Bantul, Muhammad David SPt disela membuka pelatihan dan ruang kolaborasi wira usaha tani muda Kabupaten Bantul di Joglo Opak Singosaren Wukirsari Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul, Senin (21/11/2021).

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut mengatakan, dalam mendorong munculnya petani muda di Kabupaten Bantul sebagai bentuk regenerasi tidaklah mudah. Sejumlah hambatan kerap menghadang program tersebut. Diantaranya masih lekatnya mindset jika petani itu miskin, terkesan kumuh dan kotor.

“Padahal penilaian itu tidak benar, petani itu pekerjaan mulia dan sangat menjanjikan secara ekonomi. Sekarang ini yang perlu dilakukan ialah mendorong untuk mengubah mindset anak- anak muda di Bantul,” ujar warga Dusun Piring RT 03 Kalurahan Srihardono Kapanewon Pundong Bantul tersebut.

BERITA REKOMENDASI