UPTD Metrologi Bantul Gelar Cap Tera

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Unit Pelaksana Teknik Daerah (UPTD) Metrologi Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM PP) Bantul melakukan penapakan cap tanda tera untuk timbangan, Selasa (11/01/2022).

Penapakan cap tanda tera tersebut merupakan penapakan perdana tahun 2022, di laksanakan di aula UPTD Metrologi setempat oleh Kepala Dinas Kop UKM PP Bantul, Drs Agus Sulistiyana MM, didahului dengan pemotongan tumpeng, disaksikan para Lurah Pasar, pengusaha timbangan dan perwakilan pedagang.

Menurut Agus, dalam tuntunan agama, penggunaan timbangan untuk perdagangan harus benar-benar tepat ukuran, tidak boleh ada kesengajaan dibuat selisih sehingga merugikan pembeli. “Timbangan itu harus tepat ukuran atau takaran dan apa adanya yang sebenarnya, karena ini sariah agama,” tegas Agus.

Terkait dengan kepemilikan timbangan di masyarakat, sampai saat ini masih banyak yang mengabaikan selisih berat pada ukuran timbangannya. Mereka menganggap sepele dengan selisih berat, walaupun selisihnya tidak seberapa tetapi tetap merugikan pembeli dan malah membebani dosa pada dirinya.

Karena itu perlunya digalakkan sosialisasi tera timbangan. Agar masyarakat pemilik timbangan, utamanya para pedagang yang menggunakan sarana timbangan agar merasa mempunyai kewajiban dan meningkatkan kesadaran menterakan timbangannya setiap tahun.

Sementara Kepala UPTD Metrologi Bantul, Iwan Rasia Hertanto MSc menambahkan, untuk memasyarakatkan wajib tera timbangan di Bantul memang harus ada kerja sama dengan stakeholder terkait, seperti dengan pemerintah kecamatan bahkan dengan pemerintah kalurahan.

“Untuk memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat UPTD akan melakukan penapakan tera timbangan dengan jemput bola di kalurahan atau kecamatan,” ungkap Iwan.

Sedangkan retribusi penapakan cap tera hanya Rp 3.000 berlaku untuk satu tahun. Target retribusi tahun 2022 ini Rp 100 juta. (Jdm)

BERITA REKOMENDASI