Usaha Tata Rias Kian Menjanjikan

BANTUL (KRjoja.com) –  Pelaku usaha rias pengantin dituntut  menguasai beragam gaya di Indonesia sesuai dengan dinamika pasar. Penguasaan beragam gaya rias itu secara tidak langsung merupakan cara menjaga eksistensi ditengah ketatnya persaingan. Peluang  itu mesti ditangkap sebagai solusi membuka lapangan secara mandiri.

"Jika memungkinkan semua gaya rias pengantin di Indonesia dikuasai. Karena sekarang ini permintaan pasar kian inovatif," ujar Kepala Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Bantul Rr  Dwi Suwarniningsih SPd disela acara uji kompetensi rias pengantin gaya Sunda putri serta gaya siger, Rabu (03/08/2016).

Dwi mengatakan, era sekarang ini permintaan jasa rias  tidak sekadar pernikahan. Sejumlah acara sudah memanfaatkan jasa rias,  salah satunya acara wisuda.  Sementara  rias pengantin saja tidak cukup dengan gaya Jogja sesuai tempat membuka usaha. Tetapi harus mampu berinovasi dengan gaya baru sesuai keinginan konsumen. "Hari ini ada 76 perias mengikuti uji kompetensi Sunda Putri dan siger," jelasnya.

Dwi menjelaskan, digelarnya uji kompetensi ini sesuai dengan permintaan pasar. Artinya  kondisi tersebut jadi indikator  bahwa jasa rias kian dibutuhkan termasuk inovasinya. "Mereka yang ikut program uji kompetensi itu tentu karena sudah menyadari prospek kedepannya," ujarnya.   Pelaku usaha jasa rias pengantin tentu tidak akan melakukan sesuatu tanpa tahu prospek jangka panjangnya. Terkait dengan program uji kompetensi itu langsung dari Lembaga Sertifikasi Kompetensi (LSK). (Roy)

BERITA REKOMENDASI