Wabup Bantul: Pemikiran Transnasional Perlu Diwaspadai!

Editor: KRjogja/Gus

BANTUL (KRJogja.com) – Wakil Bupati  Bantul H Abdul Halim Muslih mengatakan, tantangan bagi bangsa dan negara ke depan semakin berat. Tantangan tersebut tidak hanya datang dari intern bangsa sendiri. Dari luar negeri, pemikiran sekarang terus menyerang Indonesia.

"Tantangan dari luar negeri berupa pemikiran transnasional harus diwaspadai, " ujar Abdul Halim Muslih ketika  menghadari pelatikan bersama Pimpinan Anak Cabang (PAC)  Kecamatan Banguntapan, Muslimat Nahdlatul Ulama periode 2017-2022, Fatayat Nahdlatul Ulama (2017-2021), Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) 2017-2019, Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) 2017 -2019 di Oemah PMII Banguntapan Bantul, Minggu (29/10). Dalam acara itu juga dihadiri Kepala Kementerian Agama Bantul, Buchori Muslim MPdI Komadan Koramil Banguntapan Kapten ARM Haryono.

Abdul Halim mengungkapkan, tantangan dari luar negeri sekarang ini tidak hanya mengancam eksistensi bangsa dan negara. Bahkan Ahlussunnah Wal Jamā'ah (Aswaja) juga terancam.  

Sebagaimana diketahui Ahlussunah memegang ajaran  paling otentik yang turun temurun dari Nabi Muhammad SWT. Selain itu kata Halim, Ahlussunah merupakan ajaran yang sangat toleran dengan beragam suku, budaya, agama dan keyakinan. Selain itu, Ahlussunnah Wal Jamā'ah sangat bijak dalam menyikapi keberagamaan itu. Terkait dengan pelatikan, Halim minta agar pengurus benar-benar mengemban amanah tersebut. Sehingga dalam perjalannya bisa memajukan bangsa dan negara. (Roy)

 

BERITA REKOMENDASI