Wanita Pengirim Sate Beracun Ditangkap

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Jajaran Polres Bantul akhirnya berhasil mengungkap kasus pengiriman sate beracun yang menewaskan Naba Fais Prasetyo (10) warga Salakan Bangunharjo Sewon Bantul. Pelakunya berinisial NA (25) karyawan sebuah salon, warga Majalengka Jawa Barat. Sekarang wanita cantik tersebut telah mendekam di tahanan Mapolres Bantul.

“Kasus ini bermotif sakit hati karena tersangka tidak dikawin oleh target,” jelas Dirreskrimum Polda DIY Kombes Pol Burkam Rudy Satria SIK didampingi Kapolres Bantul, AKBP Wachyu Tri Budi S SIK MH saat memberi penjelasan kepada awak media di Aula Mapolres Bantul, Senin (02/05/2021).

Tetapi Kombes Pol Burkam tidak menjelaskan seberapa tentang hubungan tersangka dengan Tomi warga Perumahan Vila Bukit Asri Bangunjiwo Kasihan Bantul yakni yang menjadi target sasaran pemberian sate beracun oleh tersangka. “Sampai seberapa hubungan mereka masih kami dalami,” paparnya.

Kasus tersebut berawal terjadi Minggu (25/04/2021) sekitar pukul 15.30 WIB di Masjid Noor Alam Jalan Gayam Umbulharjo Yogyakarta, Bandiman ojek online didatangi seorang perempuan yang tidak dikenal meminta bantuan mengirim 2 dos berisi sate ayam dan 1 paket snack tanpa aplikasi online untuk diberikan Tomi warga Perumahan Vila Bukit Asri. Perempuan itu mengaku pengirimnya dari Hamid warga Pakualaman.

Pada saat kiriman sate sampai tujuan yang dimaksud, diterima oleh istri Tomi, tetapi ditolak karena tidak merasa kenal dengan pengirim. Kemudian paket dibawa pulang oleh Bandiman dan saat buka puasa dimakan oleh keluarga Bandiman.

Ternyata sate itu mengakibatkan keracunan dan korban dibawa ke rumah sakit. Naba tak bisa ditolong dan meninggal dunia, Titik Rini istri Bandiman dirawat di rumah sakit.

Atas kejadian tersebut, petugas Tim Opsnal Polres Bantul dipimpin IPTU Supriyadi SH MH dengan berdasarkan olah TKP langsung dilakukan penyelidikan. Rabu (30/04/2021) petugas berhasil mengamankan seorang perempuan yang diduga kuat sebagai pelaku pengirim sate beracun.

Tersangka diamankan di Polres Bantul untuk dilakukan pemeriksaan. Dalam pemeriksaan awal di depan penyidik tersangka diketahui sebagai karyawan di sebuah salon yang memiliki beberapa pelanggan rutin.

Di tempat kerja itu ada seorang pelanggan berinisial R yang jatuh cinta kepada NA, tetapi tidak suka, karena NA suka sama pelanggan yakni Tomi. Tetapi jika ada permasalah dengan Tomi, NA selalu curhat kepada R.

Kemudian R menyarankan agar NA mengirimkan makanan dicampur dengan KCN untuk memberi pelajaran kepada Tomi. Saran R dilakukan oleh NA yang akhirnya terjadi kasus tersebut.

Dalam kasus tersebut tersangka bisa dijerat pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman pidana mati atau seumur hidup atau paling lama 20 tahun. (Jdm)

BERITA REKOMENDASI