Warga Caturharjo Curhat, Idham Ajak Masyarakat Berjuang Bersama

BANTUL, KRJOGJA.com – Pelebaran jembatan Glagahan Desa Caturharjo Kecamatan Pandak Bantul sudah mendesak dilakukan. Selain terlalu sempit, kondisi fisik bangunan ditengarai sudah mengalami keretakan. Disisi lain, setiap hari jembatan tersebut jadi dilalui kendaraan dari berbagai wilayah di Bantul bagian selatan. 

Terkait hal itu sejumlah pamong Desa Caturharjo Pandak dan tokoh masyarakat beraudiensi dengan anggota Komisi V DPR RI, Drs HM Idham Samawi  menyampaikan persoalan sempitnya jembatan untuk mendapatkan solusi. "Dalam setiap Musrenbang permintaan pelebaran jembatan Glagahan itu selalu kami masukkan, tetapi hingga sekarang ini belum juga berhasil. Sementara jumlah kendaraan yang melintas dari hari ke hari semakin padat," ujar Kasi Kesejahteraan Desa Caturharjo Pandak, Wahadi usai bertemu Drs HM Idham Samawi, Selasa (20/8/2019). 

Baca Juga: Cabup PDIP, Idham Pastikan Sesuai Aspirasi Akar Rumput‎

Wahadi mengungkapkan, jembatan Glagahan itu dibangun pada masa penjajahan Belanda dengan panjang sekitar 7 meter. Namun hingga tahun 2019 ini belum pernah sakalipun dilakukan dilakukan rehab.  Padahal akses tersebut dijadikan tumpuan ribuan warga di Kecamatan Kretek, Sanden, Pundong, Bambanglipuro dan Pandak sendiri. 

Bahkan warga Bantul bagian selatan dengan tujuan Kulonprogo kerap menjadikan akses tersebut jalan alternatif.  Dengan situasi seperti itu Wahadi berharap jembatan segera dilebarkan supaya bisa dilalui kendaraan roda empat dua lajur. "Sejak dibangun jembatan itu tidak bisa dilalui kendaraan roda empat bersama, salah satu baru mengalah," jelasnya.   

Padahal sepanjang hari, jalan tersebut tidak pernah sepi pengguna jalan. Jika pagi hari sangat padat pengguna jalan, mulai anak sekolah, pekerja, petani hingga masyarakat umum. "Jembatan itu merupakan akses menuju pusat pendidikan, pemerintahan kecamatan, desa, ekonomi  hingga pusat kesehatan," jelas Wahadi.

Baca Juga: Ribuan RTLH di DIY Diperbaiki, Idham Resmikan 265 LPJU

Sementara Idham Samawi minta perangkat desa untuk segera membuat permohonan lengkap dengan penjelasan terkait sejarah pembangunan jembatan, fungsi serta kondisi sekarang. "Saya minta Pak Wahadi dan rombongan segera membuat permohonan yang intinya minta agar jembatan itu dilebarkan, secepatnya saja, nanti biar saya serahkan kepada Pak Menteri PUPR," ujar Idham. 

Politisi PDI Perjuangan itu juga mendengarkan penjelasan kondisi jembatan sekarang ini, termasuk peran strategis jembatan. "Pokoknya kalau sudah untuk kepentingan rakyat, akan saya usahakan. Mari kita berjuang bersama demi kepentingan rakyat," ujar Idham.(Roy)

BERITA REKOMENDASI