Warga Menayu Lor Segel Menara Tower

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Puluhan warga Menayu Lor Tirtonirmolo Kasihan Bantul melalukan aksi demo dan menyegel menara tower yang berdiri di wilayahnya, Senin (26/08/2019). Warga meminta bangunan tower dibongkar karena sudah tak memiliki izin.

"Sudah beberapa bulan ini izin perpanjangan tower sudah tidak ada. Untuk itu kami meminta agar bangunan ini dibongkar. Karena keberadaan tower tak memberikan kebaikan kepada kami justru banyak dampak buruk yang terjadi," ujar salah satu perwakilan warga Menayu Lor, Sumardiyono kepada wartawan disela-sela aksi.

Disebutkan, sejak sekitar bulan Juni sampai Juli 2019 izin keberadaan tower telah habis. Sejak bulan tersebut hingga saat ini tak ada permintaan izin perpanjangan dari dari pemilik kepada warga. Sehingga secara otomatis keberadaan tower tersebut kini sudah tidak berizin.

"Kami keberatan kalau tower ini terus beroperasi tanpa adanya izin. Untuk itu kami berharap tower dicabut dan dibongkar karena selain ilegal keberadaan juga berbahaya. Kita sebagai warga telah dijajah terutama bahaya radiasi, seperti kesehatan seorang anak di dekat tower terganggu," lanjut Sumardiyono.

Sementara Joko Pramono, Kadus Jeblog yang menaungi 4 pedukuhan termasuk Manayu Lor menyatakan awalnya sekitar 5 tahun yang lalu telah dibangun tower telekomunikasi. Tetapi ternyata keberadaan tower tidak membawa kemaslahatan bagi warga.

Bahkan sejak masa izin habis, Joko mengaku tak pernah didatangi pemilik tower untuk mengajukan perpanjangan izin. Termasuk ketua RT 05 Menayu Lor juga tak pernah diminta izin untuk mengurus perpanjangan.

Untuk itu pihaknya bersama Ketua RT dan warga masyarakat akan melaporkan keberadaan tower tersebut agar segera dilakukan pembongkaran. "Kami harap tower ini dibongkar agar warga tidak resah. Karena kalau dari tingkat bawah seperti warga, Ketua RT dan dukuh tak pernah diminati izin tak mungkin pihak desa sampai tingkat atas mengeluarkan izin," tegas Joko Pramono. (Usa)

BERITA REKOMENDASI