Warga Minta Bupati Segera Perbaiki Jembatan

BANTUL (KRjogja.com) – Tingginya curah hujan dalam sepekan terakhir mengakibatkan jembatan gantung penghubung Dusun Nambangan Seloharjo – Nangsri Srihardono Pundong rusak parah. Sekarang jembatan yang membentang diatas Sungai Opak tidak bisa dilalui. Sementara Bupati  Bantul minta jembatan ditutup total lantaran membahayakan. Kondisi ini sangat mengganggu  semua aktivitas warga Seloharjo Pundong Bantul.

Bupati Bantul Drs H Suharsono mengatakan, kewenangan memperbaiki jembatan ditangan Balai Besar Wilayah Serayu Opak (BBWSO). "Kalau jembatan ini jadi  kewenangan Pemda Bantul tentunya kami prioritaskan. Persoalannya ini kewenangan dari balai besar,” ujar Suharsono usai mengecek jembatan, Minggu (4/12/2016).  

Meski begitu,  karena jembatan tersebut jadi tumpuan hajat hidup masyarakat Seloharjo Bantl dan sekitarnya. Pemkab Bantul akan memprioritaskan perbaikan  bersumber dari dana darurat. "Ini tidak bisa sekarang, paling cepat tahun 2017 ketika musim kemarau. Sekarang ini tidak mungkin dilakukan perbaikan, karena masih banjir,"ujarnya.

Dijelaskan Pemkab Bantul punya komitmen melakukan penanganan kerusakan yang mengancam warga. Termasuk tebing longsor di Gading Daton Kretek serta Jambatan Seloharjo.

Lurah Desa Seloharjo Pundong, Marhadi Badrun menegaskan, meski berupa jembatan gantung. Tetapi fungsinya sangat vital dalam menggerakkan perekonomian warga. "Tidak hanya warga saya, warga Imogiri menggunakan jembatan ini menuju Kecamatan Pundong," kata Marhadi. Dengan kerusakan itu, warga harus jalan memutar dengan jarak hampir empat kilometer.  (Roy)

BERITA REKOMENDASI