Warga Poncosari Tolak Penambangan Pasir

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Aksi massa menolak tambang pasir kembali terjadi di Kecamatan Srandakan Bantul, Jumat (19/06/2020) sore. Sebelumnya warga Nengahan menolak dengan rencana penambangan pasir dengan alat berat.

Kini situasi tidak kalah panas terjadi di Dusun Sambeng Desa Poncosari Kecamatan Srandakan Bantul. Ratusan massa memasang spanduk bertuliskan penolakan terhadap rencana penambangan pasir sebuah perusahaan di bantaran Sungai Progo. Warga menilai adanya alat berat menambang pasir bakal mengusik ketenangan warga yang selama ini damai.

Massa dari wilayah tersebut sepakat menolak penambangan dengan alat berat. Semua lapisan masyarakat turun ke jalan menghalau datangnya alat berat. Kepala Dusun Sambeng 3, Burhan mengatakan warga sepakat menolak penambangan lantaran lokasi dimanfaatkan untuk penghidupan warga. “Pada intinya warga tetap menolak karena bantaran sungai tersebut mau digunakan untuk penghidupan warga kami,” ujar Burhan.

Selain itu dalam proses perizinan pihak perusahaan tidak melakukan sosialisasi di Dusun Sambeng 3. Mereka sosialisasi di Dusun Bibis Poncosari Srandakan Bantul. “Tadi ada pertemuan yang dihadiri camat Srandakan, Kapolsek dan juga Gusti Yudo, tetapi warga tetap teguh pada pendirian menolak dengan penambangan pasir tersebut,” ujar Burhan. (Roy)

BERITA REKOMENDASI