Warga Sumbermulyo Ubah Gedung BUMDes jadi ‘Karantina’ Covid-19, Berikut Empat Keunikannya

WARGA Kalurahan Sumbermulyo Bambanglipuro Kabupaten Bantul memanfaatkan gedung Bumdes di Jalan Ganjuran atau Bantul-Samas menjadi tempat karantina covid-19. Gedung itu menampung warga perantau yang ditolak kembali ke desa sebagai bentuk antisipasi penyebaran corona. Berikut kunikan disulapnya gedung Bumdes ini :

Tampung 7 Warga Pendatang

Jumlah warga yang ditampung di Gedung Karantina Covid-19 Kalurahan Sumbermulyo Bambanglipuro Bantul bertambah. Pekan lalu menampung 5 pendatang dari Bandung, sekarang tambah 2 pemudik asal Ponggok Sumbermulyo.

Lurah Sumbermulyo, Dra Ani Widayani, Senin (6/4), menjelaskan dalam upaya penanggulangan penularan virus Covid-19, Pemerintah Kalurahan Sumbermulyo telah membuka tiga lokasi untuk menampung pemudik atau
pendatang yang ditolak warga. Ketiga lokasi tersebut masing-masing berkapitas 20 orang.

Dibiayai Dana Desa

Ditambahkan, dibukanya Gedung Karantina tersebut merupakan bagian dari Siaga Covid-19 yang dibiayai menggunakan Dana Desa (DD) senilai Rp 203 juta, bukan Alokasi Dana Desa (ADD) (KR-Senin 6 April 2020, Hal-3). Keberadaan Gedung Karantina Covid-19 di Sumbermulyo merupakan yang pertama satu-satunya yang ada di Bantul.

Penambahan dua warga yang ditampung di Gedung Karantina, yakni Arif (19) dan Muklis (20) warga Ponggok Sumbermulyo. Mereka pulang dari Jakarta berboncengan sepeda motor. Sampai di desanya Sabtu (4/4). Tapi kedatangan mereka di kampung halamannya ditolak warga. Sehingga mereka terpaksa tinggal sementara di Gedung Karantina Sumbermulyo.

BERITA REKOMENDASI