Waspada Potensi Bencana Alam Dimusim Pancaroba

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Terjadinya hujan es di tiga kapanewon di Kabupaten Bantul menjadi perhatian semua pihak. Masyarakat tidak perlu berlebihan mensikapi fenomena alam tersebut, hal itu merupakan peristiwa biasa menjelang pergantian musim penghujan dan kemarau. Justru potensi pohon tumbang perlu diwaspadai, jangan sampai merusak infrastruktur bahkan merenggut korban jiwa.

“Hujan es kemarin terjadi disejumlah wilayah diantaranya Kapanewon Kasihan, Banguntapan serta Sewon. Peristiwa tersebut kerap terjadi menjelang pergantian musim dari penghujan ke kemarau,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul, Drs Dwi Daryanto MSi, Jumat (12/03/2021).

Ketika memasuki pancaroba dari penghujan ke kemarau memang kerap terjadi fenomena hujan es. Wilayah Sleman sudah mengalami hujan es dan Rabu lalu terjadi di Kabupaten Bantul.

Dwi berharap masyarakat tidak berlebihan menanggapi peristiwa tersebut. Menjelang pergantian musim ketika hujan biasanya dibarengi dengan hembusan angin kencang. Sehingga kerap terjadi pohon tumbang terjadi ditengah masyarakat. “Curah hujan tinggi berpotensi terjadi bencana longsor, banjir serta potensi bencana alam lainnya itu yang menurut kami harus diwaspadai,” ujar Dwi.

Oleh karena itu, ketika wilayah Sleman dan sekitarnya hujan Bantul harus waspada banjir. Hampir semua hilir sungai di Bantul berhulu di Kabupaten Sleman. “Peristiwa hujan es dan angin kencang Rabu kemarin, BPBD mendata pohon tumbang terjadi 27 titik,” jelasnya.

Dengan data tersebut masyarakat tentunya bisa dijadikan dasar selalu meningkatkan kewaspadaan. Jika perlu pohon yang tinggi di pangkas agar tidak membahayakan. (Roy)

BERITA REKOMENDASI