Watu Mabur, Obwis Baru di Mangunan yang ‘Original’

Editor: KRjogja/Gus

DLINGO, KRJogja.com – Sektor wisata di Desa Mangunan Kecamatan Dlingo Bantul terus dibenahi. Selain fokus dalam melakukan inovasi agar Mangunan terus dilirik wisatawan. Sejumlah objek wisata baru juga diperbanyak fasilitas pendukung. 

Langkah tersebut diambil agar sektor wisata di Mangunan Dlingo benar-benar mampu jadi tumpuan dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. Jika sebelumnya hutan pinus sudah ‘jadi’ objek paling favorit tujuan wisatawan berlibur. Kini Pemdes Mangunan tengah giat-giatnya mengembangkan Objek Wisata Watu Mabur di Dusun Lemahbang  Mangunan Dlingo.

“Watu mabur sekarang ini masih kami kembangkan terutama penambahan sejumlah fasilitas dan akses menuju lokasi objek,” ujar Sekretaris Desa Mangunan Dlingo, Dwi Eko Susanto, Kamis (5 I 9).

Dengan luas lahan mencapai 1,8 hektare Objek Watu  Mabur menawarkan pesona alam paling indah. Tetapi sejauh ini objek yang berada diatas bantaran Sungai Oya itu belum banyak dikenal orang. Soal daya tarik, pasti tidak kalah dengan objek wisata alam  lainnya. 

Dwi Eko mengatakan, berkunjung ke Watu Mabur wisatawan  akan disuguhi keindahan pemandangan alam yang masih sangat original. Selama ini belum banyak tangan menjamah kawasan Watu Mabur. “Potensi Watu Mabur yang laik untuk dijadikan komoditas wisata harus kami angkat,” jelasnya.

Pemandangan indahnya matahari terbit, camping ground hingga panggung terbuka untuk pentas hanya beberapa daya tarik Watu Mabur. Dwi Eko mengungkapkan, beberapa fasilitas juga tersedia diataranya, MCK, musala hingga warung makan juga tersedia untuk kenyamanan wisatawan. Tidak hanya itu, sejumlah spot untuk foto juga ada. 

Namun paling menarik, tentu kesempatan melihat keindahan kelokan Sungai Oya  dari atas bukit. Untuk sampai Watu Mabur tidaklah sulit. Karena lokasinya juga masih berada di Desa Mangunan sisi selatan. “Watu mabur bisa dijadikan referensi untuk menikmati wisata alam,” kata Dwi Eko. (Roy)

 

BERITA REKOMENDASI