Webinar Internasional FEB-UAD Diikuti 4.000 Peserta dari 9 Negara

Editor: KRjogja/Gus

BANTUL, KRJOGJA.com – Pandemi Covid-19 memiliki dampak multdimensi, termasuk ekonomi, khususnya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). UMKM harus melakukan adaptasi untuk melakukan perubahan. Bahkan yang penting berani melakukan adaptasi, mencari solusi dan membuka peluang baru agar tetap eksis.

Demikian diungkapkan Dr Salamatun Asakdiyah MSi, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) saat membuka ‘Parallel Conference’ atau seminar paralel di Aphitarium kampus 4 UAD, Ringroad Selatan, Bantul, Selasa (23/03/2021). FEB-UAD hari itu menyelenggarakan 2 acara, yakni seminar paralel dan Webinar Internasional.

Menurut Salamatun Asakdiyah, seminar paralel diikuti dari 4 negara, yakni Malaysia, Filipina, India dan Indonesia. “Seminar menampilkan pembicara 27 mahasiswa dari 4 negara,” ucapnya.

Sedangkan Rai Rake Setyawan SE GDBus MSA PhD selaku Ketua Penyelenggara kedua kegiatan mengatakan, Webinar Internasional diikuti dari 9 negara, yakni Afganistan, Hongaria, Brunai Darussalam, India, Timor Leste, Yaman, Malaysia, Filipina dan Indonesia. “Peserta yang mendaftar 3.850 orang. Sampai menjelang pelaksanaan diikuti 4 ribu,” ujarnya.

UAD

BERITA REKOMENDASI