Wuiih…JJLS di Srigading Bakal Miliki Rest Area

Editor: KRjogja/Gus

KRETEK  (KRJogja.com) – Selesainya pembangunan Jalan Jalur Lintas Selatan (JJLS) di pesisir selatan Bantul memberikan harapan besar bagi masyarakat untuk lebih berdaya dari aspek ekonomi. Ruas JJLS diprediksi bakal menjadi pusat pertumbuhan ekonomi mengingat kawasan tersebut diprediksi bakal jadi jalur utama di selatan Pulau Jawa. 

Sementara Pemerintah Desa Srigading Sanden Bantul terus mempersiapkan desain rest area yang dipadukan dengan Tourist Information Centre (TIC) milik pemerintah daerah Kabupaten Bantul.

Lurah  Desa Srigading Kecamatan Sanden Bantul, Wahyu Widodo SE, mengatakan keberadaan JJLS  dinilai menjadi peluang masyarakat kawasan selatan Bantul untuk lebih berdaya. Peluang tersebut dimanfaatkan oleh pemerintah desa dengan membuat desain rest area sisi utara JJLS. “Rencananya lokasi rest area dan TIC akan dibangun diatas tanah kas desa,” ujar Wahyu. Rencananya bangunan tersebut juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas lainnya.

Wahyu Widodo mengatakan, untuk  merealisasikan program itu dibutuhkan anggaran Rp 2,7 miliar. Dengan nilai anggaran itu Rp 1,7 miliar berasal dari pemerintah daerah untuk program TIC dan Rp 1 miliar dari Pagu Indikatif Kecamatan (PIK). Nantinya rest area dan PIK tersebut akan dilengkapi dengan masjid dan fasilitas lainnya.  

Lurah Desa Parangtritis Kretek Bantul Topo mengatakan, jika sejak selesainya pembangunan ruas JJLS tersebut sampai saat ini belum ada satupun warga mengajukan izin atau memberitahukan kepada pemerintah desa soal pendirian usaha. Topo menduga belum adanya pemberitahuan tersebut lantaran warga yang akan membuka usaha masih menunggu dibangunnya jembatan. Selama jembatan belum dibangun dan JJlS tersebut belum tersambung ke wilayah Sanden. Tentu arus kendaraan di ruas JJLS belum ramai dipadati pengguna jalan.

"Sampai sekarang ini belum ada yang mengajukan izin atau memberitahukan kepada pemerintah desa, tetapi saya yakin jika jembatan sudah dibangun pasti akan tumbuh usaha di sepanjang JJLS itu," ujar Topo. (Roy)

 

 

BERITA REKOMENDASI