YPCM Yogyakarta Kerjakan Kerajinan Rotan Ekspor

BANTUL, KRJOGJA.com – Perusahaan mebel dan rotan dari Jepang  Yamakawa Rattan Industry memberikan kepercayaan Yayasan Penyandang Cacat Mandiri (YPCM) Yogyakarta untuk mengerjakan pembuatan sample (contoh) produk rotan sintetis yang digunakan untuk mebel. Yamakawa yang berkantor pusat di Cirebon juga mengirimkan tenaga ahlinya untuk memberikan pelatihan.

"Warga disabilitas bisa menekuni pekerjaan menganyam rotan sintetis untuk bahan mebel dan bisa mandiri. Jika tenaga banyak dan mampu menyelesaikan order pengerjaan bisa kita tingkatkan dari sampel ke pengerjaan mebel-mebel," papar Presiden Direktur Yamakawa Rattan Industry Isam Lababedi, Rabu (7/3/2018) di YPCM Yogyakarta, Sewon, Jalan Parangtritis Km 7,5 Yogya.

Didampingi stafnya bagian Hubungan Eksternal Tatty Koesoemo Oetoyo, Project Officcer (PO) Irene Mathiasen rombongan disambut Dewan Pembina dan Pengawas YPCM Yogyakarta Frananto Hidayat, Ketua Pengurus Joko Purwadi dan sekitar 25 penyandang disabilitas YPCM yang melaksanakan proyek tersebut. "Sebagian diantarnya adalah korban gempa dahsyat di Bantul Mei 2007 lalu," papar Frananto Hidayat.

Disebutkan gempa Mei 2007 mengundang kepedulian Frananto Hidayat, Suryo Indarto, dr Andu Sufyan selaku Dewan Pembina dan Bupati Bantul waktu itu H Idham Samawi dengan mendirikan YPCM Yogyakarta, 3 September 2007 untuk menampung warga disabilitas korban gempa. Palang Merah Jepang kemudian membantu pembangunan gedung yang diresmikan 9 Februari 2008. Warga disabilitas mendapatkan pelatihan ketrampilan, dengan karya yang menghasilkan.

Rombongan Juga melakukan peninjauan ke di ruang workshop, pameran, juga ruang produksi, dan lainnya. "Produk YPCM Yogya banyak tersebar di penjuru Indonesia bahkan ada yang diekspor, termasuk kerjasama dengan Yamakawa dengan pasar ekspor di Jepang, Australia, Amerika, juga Eropa," papar Frananto.

Joko Purwadi menambahkan dalam pengerjaan proyek Yamakawa ini, komunitas disabilitas dari Gunungkidul juga turut dalam pelatihan bersama warga disabilitas dari Bantul. "Nantinya sentra pengerjaan ada di YPCM," terang Joko.(M-3)

BERITA REKOMENDASI