Bapas Yogya Bentuk 2 Pokmas Peduli Pemasyarakatan

YOGYA, KRJOGJA.com – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Yogyakarta membentuk dua kelompok masyarakat (pokmas) peduli pemasyarakatan. Keberadaan pokmas tersebut diharapkan bisa menampung mantan narapidana supaya bisa diterima di masyarakat dengan baik. Selain itu untuk menekan angka residivis.

Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kanwil Kemenkumham DIY Gusti Ayu Putu Suwardani mengatakan, pembentukan pokmas peduli pemasyarakatan ini merupakan program dari Dirjen Pemasyarakatan. Pokmas ini ada empat program yaitu kepribadian, kemandirian, hukum dan kemasyarakatan.

“Tujuan pembentukan pokmas ini untuk menampung narapidana supaya dibina berkaitan dengan kepribadian, kemandirian, hukum dan kemasyarakatan. Sehingga mereka nanti bisa kembali menghidupi keluarganya dan diterima di masyarakat dengan baik,” jelas Gusti Ayu, Kamis (20/2/2020).

Di samping itu, pembentukan pokmas ini juga untuk memberikan pengetahuan hukum bagi para narapidana. Dengan harapan narapidana tidak mengulangi perbuatannya kembali sehingga menekan angka residivis.

“Terkadang mereka ini pemahaman hukum masih rendah. Akibatnya mereka ada yang menjadi residivis. Dengan adanya pokmas ini diharapkan bisa menekan angka residivis,” terangnya.

Kepala Bapas Yogya Mohammad Ali Syeh Banna BcIP SSos MSi menambahkan, dalam pembentukan pokmas peduli pemasyarakatan ini, pihaknya menggandeng 10 mitra. Tujuannya pokmas ini untuk menampung para narapidana supaya memiliki kepribadian, kemandirian, pengetahuan hukum dan kemasyarakatan.

“Harapanya narapidana ini menyadari kesalahan yang telah dilakukan dan tidak mengulangi lagi perbuatannya. Selain itu bisa diterima dengan baik di masyarakat,” tuturnya. (Sni)

BERITA REKOMENDASI