BBPPMPV Seni Budaya MoU dengan DUDI

“Semoga ini akan memberikan warna baru pada pendidikan vokasi khususnya bidan seni dan budaya. Kami berharap output dari Rakor ini akan ada persamaan persepsi yang dituangkan dalam MoU yang memberikan kemanfaatan bagi kemajuan pendidikan nasional. Mari kita sukseskan program link and match ini,” pungkas Sarjilah.

Program link and match itu pun mendapat sambutan positif para peserta Rakor dari DUDI. “Link and match ini adalah kebutuhan yang memang benar-bener sudah seharusnya dilaksanakan karena perubahan dan perkembangan industri begitu cepat dan guru SMK harus bisa mengikutinya. Contohnya di bidang fotografi, alat dan kebutuhan berubah terus seriring dengan perkembangan teknologi,” beber Johnny Hendarta dari DUDI bidang fotografi.

Hal senada diungkapkan Priyo Salim dari DUDI bidang Kriya Kreatif Logam dan Perhiasan yang melihat saat ini antara kualitas lulusan SMK dan kebutuhan industri masih ada gap. “Untuk itu program link and match ini dibutuhkan agar guru mempunyai kesempatan untuk mengenal lebih jauh tentang DUDI yang kemudian ditularkan kepada anak didiknya. Link and match merupakan kebutuhan yang tidak bisa ditunda lagi,” tandasnya.

Sedangkan Insan Kamil dari DUDI multimedia menilai program link and match sungguh luar biasa karena menghadirkan DUDI untuk membantu menyiapkan lulusan SMK yang benar-benar bisa terserap di dunia kerja. “Dengan melibatkan DUDI maka ilmu dan ketrampilan yang didapat para lulusan SMK bisa langsung diterapkan di dunia industri. Mereka akan mendapat bekal yang bisa memberikan nilai tambah terhadap profesi yang dijalani,” ungkapnya. (Jan)

BERITA REKOMENDASI